Keluarkan Aku Dari Penjara

“Keluarkanlah aku dari dalam penjara untuk memuji nama-Mu. Orang-orang benar akan mengelilingi aku, apabila Engkau berbuat baik kepadaku.” (Mazmur 142:8)



Pembahasan: Mazmur 142:1-8 | Ayat Bacaan: Mazmur 142-143

Mungkin kita pernah merasa terjebak dalam situasi sulit yang menekan kita, seperti ada dalam penjara, sendirian, dan tidak ada jalan keluar. Itulah yang kira-kira dirasakan Daud saat menulis mazmur ini. Mazmur 142 ini adalah doa ratapan pribadi Daud ketika ia bersembunyi di dalam gua, kemungkinan besar saat dikejar Saul. Ia tidak hanya dikepung bahaya dari luar, tetapi juga mengalami kesepian dan tekanan batin yang sangat berat.

Di ayat 5, Daud berkata: “Pandanglah ke kanan dan lihatlah, tidak ada seorangpun yang menghiraukan aku.” Kata “kanan” menunjukkan tempat seorang pembela yang bisa diandalkan, tapi Daud menemukan tidak ada siapa pun di sana. Di tengah kegelapan itulah, Daud jujur mengungkapkan seluruh perasaannya di hadapan Tuhan, seolah menuangkan seluruh beban jiwanya ke dalam pelukan-Nya. Ia mengaku, dirinya lemah dan lesu, tidak ada kekuatan untuk melangkah, tetapi di saat ia tidak tahu harus ke mana, ia percaya bahwa Tuhan tahu jalannya. Di ayat 6, Daud mengungkapkan pengakuan imannya, bahwa: “sekalipun musuh menyerang, sekalipun ia tidak punya tempat untuk bersandar dan mengadu, tetapi Tuhanlah yang menjadi tempat perlindungannya,” oleh karena itu, ia berseru-seru kepada Tuhan dan meminta pertolongan kelepasan hanya pada Tuhan.

Daud berkata, “Keluarkanlah aku dari dalam penjara untuk memuji nama-Mu. Orang-orang benar akan mengelilingi aku, apabila Engkau berbuat baik kepadaku.” Menariknya, jika diperhatikan, permohonan Daud agar dilepaskan dari tekanan batin yang membelenggu hidupnya bukan sekadar supaya ia bisa hidup enak dan nyaman. Pada ayat 8 ia berkata, “supaya aku memuji nama-Mu, supaya orang-orang benar mengelilingi aku.” Artinya, kelepasan yang diminta Daud bukan berpusat pada dirinya sendiri, melainkan pada kemuliaan Tuhan. Ia rindu untuk dikeluarkan dari “penjara” bukan agar hidupnya nyaman, tetapi supaya ia dapat kembali memuji Tuhan, dan kesaksian hidupnya dapat menarik orang-orang benar untuk datang dan ikut bersukacita dalam karya Tuhan yang ajaib. Banyak orang berdoa untuk dilepaskan dari masalah, tetapi setelah bebas, mereka melupakan Tuhan. Tetapi Daud berbeda, ia ingin bebas supaya bisa memuji Tuhan dan menjadi berkat.

STUDI PRIBADI: Penderitaan apa yang mungkin sedang kita alami saat ini, yang menjadi penjara yang membelenggu jiwa kita? Bagaimanakah kita bisa menjadikan pengalaman penderitaan sebagai kesaksian iman yang menguatkan orang lain?

Pokok Doa: Berdoa agar Tuhan memberi kita iman yang kuat untuk percaya dan mengandalkan-Nya dalam hidup. Berdoalah agar generasi muda selalu mengenal dan bersandar kepada Tuhan di tengah tantangan hidup.

Sharing Is Caring:

×

Mazmur 142:1-8

Doa seorang yang dikejar-kejar

1 Nyanyian pengajaran Daud, ketika ia ada di dalam gua: suatu doa. (142-2) Dengan nyaring aku berseru-seru kepada TUHAN, dengan nyaring aku memohon kepada TUHAN.

2 (142-3) Aku mencurahkan keluhanku ke hadapan-Nya, kesesakanku kuberitahukan ke hadapan-Nya.

3 (142-4) Ketika semangatku lemah lesu di dalam diriku, Engkaulah yang mengetahui jalanku. Di jalan yang harus kutempuh, dengan sembunyi mereka memasang jerat terhadap aku.

4 (142-5) Pandanglah ke kanan dan lihatlah, tidak ada seorangpun yang menghiraukan aku; tempat pelarian bagiku telah hilang, tidak ada seorangpun yang mencari aku.

5 (142-6) Aku berseru-seru kepada-Mu, ya TUHAN, kataku: "Engkaulah tempat perlindunganku, bagianku di negeri orang-orang hidup!"

6 (142-7) Perhatikanlah teriakku, sebab aku telah menjadi sangat lemah. Lepaskanlah aku dari pada orang-orang yang mengejar aku, sebab mereka terlalu kuat bagiku.

7 (142-8) Keluarkanlah aku dari dalam penjara untuk memuji nama-Mu. Orang-orang benar akan mengelilingi aku, apabila Engkau berbuat baik kepadaku.

×

Mazmur 143

Doa minta pertolongan dan pengajaran

1 Mazmur Daud. Ya TUHAN, dengarkanlah doaku, berilah telinga kepada permohonanku! Jawablah aku dalam kesetiaan-Mu, demi keadilan-Mu!

2 Janganlah beperkara dengan hamba-Mu ini, sebab di antara yang hidup tidak seorangpun yang benar di hadapan-Mu.

3 Sebab musuh telah mengejar aku dan mencampakkan nyawaku ke tanah, menempatkan aku di dalam gelap seperti orang yang sudah lama mati.

4 Semangatku lemah lesu dalam diriku, hatiku tertegun dalam tubuhku.

5 Aku teringat kepada hari-hari dahulu kala, aku merenungkan segala pekerjaan-Mu, aku memikirkan perbuatan tangan-Mu.

6 Aku menadahkan tanganku kepada-Mu, jiwaku haus kepada-Mu seperti tanah yang tandus. Sela

7 Jawablah aku dengan segera, ya TUHAN, sudah habis semangatku! Jangan sembunyikan wajah-Mu terhadap aku, sehingga aku seperti mereka yang turun ke liang kubur.

8 Perdengarkanlah kasih setia-Mu kepadaku pada waktu pagi, sebab kepada-Mulah aku percaya! Beritahukanlah aku jalan yang harus kutempuh, sebab kepada-Mulah kuangkat jiwaku.

9 Lepaskanlah aku dari pada musuh-musuhku, ya TUHAN, pada-Mulah aku berteduh!

10 Ajarlah aku melakukan kehendak-Mu, sebab Engkaulah Allahku! Kiranya Roh-Mu yang baik itu menuntun aku di tanah yang rata!

11 Hidupkanlah aku oleh karena nama-Mu, ya TUHAN, keluarkanlah jiwaku dari dalam kesesakan demi keadilan-Mu!

12 Binasakanlah musuh-musuhku demi kasih setia-Mu, dan lenyapkanlah semua orang yang mendesak aku, sebab aku ini hamba-Mu!

×

Mazmur 142:5

4 (142-5) Pandanglah ke kanan dan lihatlah, tidak ada seorangpun yang menghiraukan aku; tempat pelarian bagiku telah hilang, tidak ada seorangpun yang mencari aku.

×

Mazmur 142:6

5 (142-6) Aku berseru-seru kepada-Mu, ya TUHAN, kataku: "Engkaulah tempat perlindunganku, bagianku di negeri orang-orang hidup!"

×

Mazmur 142:8

7 (142-8) Keluarkanlah aku dari dalam penjara untuk memuji nama-Mu. Orang-orang benar akan mengelilingi aku, apabila Engkau berbuat baik kepadaku.

×

Mazmur 139:23-24a

23 Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku;

24a lihatlah, apakah jalanku serong,

×

Galatia 3:13

13 Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"

×

Roma 6:11

11 Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.

×

Roma 8:22-23

22 Maka kata orang-orang Yahudi itu: "Apakah Ia mau bunuh diri dan karena itu dikatakan-Nya: Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang?"

23 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini.

×

Roma 8:21, 23b

21 tetapi dalam pengharapan, karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah.

23b tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga mengeluh dalam hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu pembebasan tubuh kita.

×

Mazmur 41:5

4 (41-5) Kalau aku, kataku: "TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!"

×

Matius 5:7

7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

×

Matius 11:28

28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

×

1 Petrus 5:7

7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *