Tuhan Memberi Kemenangan

“Ya Allah, aku hendak menyanyikan nyanyian baru bagi-Mu… Engkau yang memberikan kemenangan kepada raja-raja, dan yang membebaskan Daud, hamba-Mu.” (Mazmur 144:9-10)



Pembahasan: Mazmur 144:1-15 | Ayat Bacaan: Mazmur 144

Terkadang hidup yang kita jalani terasa seperti medan pertempuran, dan kita seakan terjepit di dalamnya. Tekanan ekonomi, konflik dalam hubungan, dan ketakutan akan masa depan digambarkan seperti musuh yang mulutnya penuh dengan tipu daya, sedangkan tangan kanannya adalah tangan dusta (ayat 8). Raja Daud tidak menutupi pergumulannya; ia dengan jujur mengakui kenyataan tersebut. Namun, kita diajak untuk mengalihkan fokus dari ancaman kepada Allah, “Gunung Batuku, tempat aku berlindung” (ayat 1-2). Inilah kebenaran yang menguatkan: pergumulan kita memang nyata, tetapi Allah juga menyertai kita secara nyata dalam setiap aspek kehidupan.

Lalu, bagaimana kita menjembatani jurang antara peperangan dan tekanan dengan kemenangan dan kelepasan yang kita dambakan? Perhatikan struktur doa dalam Mazmur 144 ini. Di antara seruan mengenai ancaman yang nyata (ayat 8, 11), justru muncul sebuah nyanyian keyakinan yang kokoh dari Daud (ayat 9-10). Inilah kuncinya: di tengah ancaman yang belum berakhir, Daud memilih untuk menyanyikan “nyanyian baru”–sebuah pujian kemenangan yang lahir bahkan sebelum pertolongan itu datang. Kita pun memiliki keyakinan yang sama, bahwa di dalam Kristus, kemenangan atas dosa dan maut sudah pasti, sekalipun pertempuran masih berlangsung dalam hidup kita saat ini.

Tidak berhenti di sana, Daud meyakini tujuan akhir Allah, yaitu pemulihan yang utuh. Doanya kepada Tuhan mengenai damai sejahtera (ayat 12-15) menunjukkan tujuan-Nya untuk memulihkan setiap aspek kehidupan kita. “Berbahagialah bangsa yang Allahnya ialah TUHAN!” (ayat 15) menjadi seruan keyakinan di akhir mazmur tentang kemenangan sempurna bagi mereka yang percaya dan berharap kepada-Nya. Yesus Kristus adalah wujud nyata dari “nyanyian baru” itu sendiri—Sang Sumber kemenangan sejati. Karena itu, jangan menyerah dan tetaplah berpegang kepada-Nya saat menghadapi berbagai tekanan dan serangan kesulitan hidup.

STUDI PRIBADI: Apa yang dapat kita pelajari dari Mazmur 144 untuk menghadapi beratnya tekanan hidup saat ini? Bagaimana seharusnya kita menghadapi tekanan hidup tersebut?

Pokok Doa: Berdoalah agar kita tetap fokus dan berharap kepada Kristus, supaya bisa bertahan dan menang menghadapi pergumulan hidup. Doakan, mereka yang sedang menghadapi perang dan masalah ekonomi.

Sharing Is Caring:

×

Mazmur 144:1-15

Nyanyian syukur raja

1 Dari Daud. Terpujilah TUHAN, gunung batuku, yang mengajar tanganku untuk bertempur, dan jari-jariku untuk berperang;

2 yang menjadi tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, kota bentengku dan penyelamatku, perisaiku dan tempat aku berlindung, yang menundukkan bangsa-bangsa ke bawah kuasaku!

3 Ya TUHAN, apakah manusia itu, sehingga Engkau memperhatikannya, dan anak manusia, sehingga Engkau memperhitungkannya?

4 Manusia sama seperti angin, hari-harinya seperti bayang-bayang yang lewat.

5 Ya TUHAN, tekukkanlah langit-Mu dan turunlah, sentuhlah gunung-gunung, sehingga berasap!

6 Lontarkanlah kilat-kilat dan serakkanlah mereka, lepaskanlah panah-panah-Mu, sehingga mereka kacau!

7 Ulurkanlah tangan-Mu dari tempat tinggi, bebaskanlah aku dan lepaskanlah aku dari banjir, dari tangan orang-orang asing,

8 yang mulutnya mengucapkan tipu dan yang tangan kanannya adalah tangan kanan dusta.

9 Ya Allah, aku hendak menyanyikan nyanyian baru bagi-Mu, dengan gambus sepuluh tali aku hendak bermazmur bagi-Mu,

10 Engkau yang memberikan kemenangan kepada raja-raja, dan yang membebaskan Daud, hamba-Mu!

11 Bebaskanlah aku dari pada pedang celaka dan lepaskanlah aku dari tangan orang-orang asing, yang mulutnya mengucapkan tipu, dan yang tangan kanannya adalah tangan kanan dusta.

12 Semoga anak-anak lelaki kita seperti tanam-tanaman yang tumbuh menjadi besar pada waktu mudanya; dan anak-anak perempuan kita seperti tiang-tiang penjuru, yang dipahat untuk bangunan istana!

13 Semoga gudang-gudang kita penuh, mengeluarkan beraneka ragam barang; semoga kambing domba kita menjadi beribu-ribu, berlaksa-laksa di padang-padang kita!

14 Semoga lembu sapi kita sarat; semoga tidak ada kegagalan dan tidak ada keguguran, dan tidak ada jeritan di lapangan-lapangan kita!

15 Berbahagialah bangsa yang demikian keadaannya! Berbahagialah bangsa yang Allahnya ialah TUHAN!

×

Mazmur 144:8

8 yang mulutnya mengucapkan tipu dan yang tangan kanannya adalah tangan kanan dusta.

×

Mazmur 144:1-2

1 Dari Daud. Terpujilah TUHAN, gunung batuku, yang mengajar tanganku untuk bertempur, dan jari-jariku untuk berperang;

2 yang menjadi tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, kota bentengku dan penyelamatku, perisaiku dan tempat aku berlindung, yang menundukkan bangsa-bangsa ke bawah kuasaku!

×

Mazmur 144:8, 11

8 yang mulutnya mengucapkan tipu dan yang tangan kanannya adalah tangan kanan dusta.

11 Bebaskanlah aku dari pada pedang celaka dan lepaskanlah aku dari tangan orang-orang asing, yang mulutnya mengucapkan tipu, dan yang tangan kanannya adalah tangan kanan dusta.

×

Mazmur 144:9-10

9 Ya Allah, aku hendak menyanyikan nyanyian baru bagi-Mu, dengan gambus sepuluh tali aku hendak bermazmur bagi-Mu,

10 Engkau yang memberikan kemenangan kepada raja-raja, dan yang membebaskan Daud, hamba-Mu!

×

Mazmur 144:12-15

12 Semoga anak-anak lelaki kita seperti tanam-tanaman yang tumbuh menjadi besar pada waktu mudanya; dan anak-anak perempuan kita seperti tiang-tiang penjuru, yang dipahat untuk bangunan istana!

13 Semoga gudang-gudang kita penuh, mengeluarkan beraneka ragam barang; semoga kambing domba kita menjadi beribu-ribu, berlaksa-laksa di padang-padang kita!

14 Semoga lembu sapi kita sarat; semoga tidak ada kegagalan dan tidak ada keguguran, dan tidak ada jeritan di lapangan-lapangan kita!

15 Berbahagialah bangsa yang demikian keadaannya! Berbahagialah bangsa yang Allahnya ialah TUHAN!

×

Mazmur 144:15

15 Berbahagialah bangsa yang demikian keadaannya! Berbahagialah bangsa yang Allahnya ialah TUHAN!

×

Roma 6:11

11 Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.

×

Roma 8:22-23

22 Maka kata orang-orang Yahudi itu: "Apakah Ia mau bunuh diri dan karena itu dikatakan-Nya: Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang?"

23 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini.

×

Roma 8:21, 23b

21 tetapi dalam pengharapan, karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah.

23b tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga mengeluh dalam hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu pembebasan tubuh kita.

×

Mazmur 41:5

4 (41-5) Kalau aku, kataku: "TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!"

×

Matius 5:7

7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

×

Matius 11:28

28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

×

1 Petrus 5:7

7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *