Tuhan, Allahnya Yakub

“Allah terkenal di Yehuda, nama-Nya masyhur di Israel.” (Mazmur 76:2)



Pembahasan: Mazmur 76:1-13 | Ayat Bacaan: Mazmur 76

Di tengah krisis ekonomi global dan ketidakpastian politik yang saat ini melanda berbagai negara, banyak orang mencari jaminan dan kepastian dari berbagai sumber—baik ekonomi, teknologi, bahkan kekuatan militer. Namun, sejarah membuktikan bahwa semua kekuatan duniawi memiliki batas. Pertanyaan mendasar pun muncul: di mana kita menaruh kepercayaan kita? Mazmur 76 mengajak kita untuk merenungkan kebesaran Allah yang sejati. Tuhan yang telah membuktikan kesetiaan-Nya kepada umat-Nya sejak zaman Yakub hingga kini.

Mazmur 76 adalah mazmur pujian yang merayakan kemenangan Allah atas musuh-musuh Israel. Kemungkinan, ini merujuk pada peristiwa kekalahan tentara Asyur pada masa Raja Hizkia (2 Raj. 19:35). Pemazmur menyebut Allah sebagai “Allahnya Yakub” (ay. 7), mengingatkan kita pada janji perjanjian yang dibuat Allah. Salem (Yerusalem) dan Sion menjadi tempat di mana kemuliaan Allah dinyatakan, bukan hanya melalui ritual ibadah, tetapi juga melalui campur tangan-Nya yang luar biasa dalam sejarah. Tidak ada yang dapat bertahan di hadapan murka-Nya. Allah juga merupakan hakim yang adil atas seluruh bumi (ay. 8-10). Penghakiman Allah bukan semata tindakan destruktif, namun bertujuan menyelamatkan “semua orang yang tertindas di bumi” (ay. 10). Secara keseluruhan, mazmur ini merupakan pengakuan akan kedaulatan Allah yang absolut. Ia bukan hanya Allah yang jauh dan abstrak, melainkan “Allahnya Yakub,” yaitu Allah yang secara pribadi terlibat dalam kehidupan umat-Nya, setia kepada perjanjian-Nya, dan layak menerima hormat dari seluruh bumi.

Tema “Tuhan, Allahnya Yakub” menantang kita untuk mengevaluasi iman percaya kita. Kita diajak kembali kepada Allah yang telah membuktikan kesetiaan-Nya. Sebagaimana Yakub mengalami perjumpaan pribadi dengan Allah yang mengubah hidupnya (Kej. 32), kita pun dipanggil untuk mengalami relasi yang hidup dengan-Nya. Mazmur ini juga merupakan panggilan untuk hidup dalam ketaatan dan komitmen penuh kepada Allah yang dahsyat, sekaligus penuh kasih setia.

STUDI PRIBADI: Bagaimana menaruh Allah sebagai pegangan utama hidup? Adakah janji yang belum kita tepati? Apa yang bisa kita lakukan sebagai jawaban atas kesetiaan-Nya?

Pokok Doa: Berdoalah agar para pemimpin gereja Tuhan dimampukan untuk hidup dalam ketaatan penuh, memenuhi janji-janji mereka kepada Tuhan, dan menjadi saksi bagi generasi berikutnya tentang kebesaran nama Tuhan.

Sharing Is Caring:

×

Mazmur 76:1-13

Allah, Hakim segala bangsa

1 Untuk pemimpin biduan. Dengan permainan kecapi. Mazmur Asaf. Nyanyian. (76-2) Allah terkenal di Yehuda, nama-Nya masyhur di Israel!

2 (76-3) Di Salem sudah ada pondok-Nya, dan kediaman-Nya di Sion!

3 (76-4) Di sanalah dipatahkan-Nya panah yang berkilat, perisai dan pedang dan alat perang. Sela

4 (76-5) Cemerlang Engkau, lebih mulia dari pada pegunungan yang ada sejak purba.

5 (76-6) Orang-orang yang berani telah dijarah, mereka terlelap dalam tidurnya, dan semua orang yang gagah perkasa kehilangan kekuatannya.

6 (76-7) Oleh sebab hardik-Mu, ya Allah Yakub, tertidur lelap baik pengendara maupun kuda.

7 (76-8) Dahsyat Engkau! Siapakah yang tahan berdiri di hadapan-Mu pada saat Engkau murka?

8 (76-9) Dari langit Engkau memperdengarkan keputusan-Mu; bumi takut dan tertegun,

9 (76-10) pada waktu Allah bangkit untuk memberi penghukuman, untuk menyelamatkan semua yang tertindas di bumi. Sela

10 (76-11) Sesungguhnya panas hati manusia akan menjadi syukur bagi-Mu, dan sisa panas hati itu akan Kauperikatpinggangkan.

11 (76-12) Bernazarlah dan bayarlah nazarmu itu kepada TUHAN, Allahmu! Biarlah semua orang yang di sekeliling-Nya menyampaikan persembahan kepada Dia yang ditakuti,

12 (76-13) Dia yang mematahkan semangat para pemimpin, Dia yang dahsyat bagi raja-raja di bumi.

×

2 Raja-raja 19:35

35 Maka pada malam itu keluarlah Malaikat TUHAN, lalu dibunuh-Nyalah seratus delapan puluh lima ribu orang di dalam perkemahan Asyur. Keesokan harinya pagi-pagi tampaklah, semuanya bangkai orang-orang mati belaka!

×

Mazmur 76:7

6 (76-7) Oleh sebab hardik-Mu, ya Allah Yakub, tertidur lelap baik pengendara maupun kuda.

×

Mazmur 76:8-10

7 (76-8) Dahsyat Engkau! Siapakah yang tahan berdiri di hadapan-Mu pada saat Engkau murka?

8 (76-9) Dari langit Engkau memperdengarkan keputusan-Mu; bumi takut dan tertegun,

9 (76-10) pada waktu Allah bangkit untuk memberi penghukuman, untuk menyelamatkan semua yang tertindas di bumi. Sela

×

Mazmur 76:10

9 (76-10) pada waktu Allah bangkit untuk memberi penghukuman, untuk menyelamatkan semua yang tertindas di bumi. Sela

×

Kejadian 32

Yakub takut bertemu dengan Esau

1 Yakub melanjutkan perjalanannya, lalu bertemulah malaikat-malaikat Allah dengan dia.

2 Ketika Yakub melihat mereka, berkatalah ia: "Ini bala tentara Allah." Sebab itu dinamainyalah tempat itu Mahanaim.

3 Sesudah itu Yakub menyuruh utusannya berjalan lebih dahulu mendapatkan Esau, kakaknya, ke tanah Seir, daerah Edom.

4 Ia memerintahkan kepada mereka: "Beginilah kamu katakan kepada tuanku, kepada Esau: Beginilah kata hambamu Yakub: Aku telah tinggal pada Laban sebagai orang asing dan diam di situ selama ini.

5 Aku telah mempunyai lembu sapi, keledai dan kambing domba, budak laki-laki dan perempuan, dan aku menyuruh memberitahukan hal ini kepada tuanku, supaya aku mendapat kasihmu."

6 Kemudian pulanglah para utusan itu kepada Yakub dan berkata: "Kami telah sampai kepada kakakmu, kepada Esau, dan iapun sedang di jalan menemui engkau, diiringi oleh empat ratus orang."

7 Lalu sangat takutlah Yakub dan merasa sesak hati; maka dibaginyalah orang-orangnya yang bersama-sama dengan dia, kambing dombanya, lembu sapi dan untanya menjadi dua pasukan.

8 Sebab pikirnya: "Jika Esau datang menyerang pasukan yang satu, sehingga terpukul kalah, maka pasukan yang tinggal akan terluput."

9 Kemudian berkatalah Yakub: "Ya Allah nenekku Abraham dan Allah ayahku Ishak, ya TUHAN, yang telah berfirman kepadaku: Pulanglah ke negerimu serta kepada sanak saudaramu dan Aku akan berbuat baik kepadamu--

10 sekali-kali aku tidak layak untuk menerima segala kasih dan kesetiaan yang Engkau tunjukkan kepada hamba-Mu ini, sebab aku membawa hanya tongkatku ini waktu aku menyeberangi sungai Yordan ini, tetapi sekarang telah menjadi dua pasukan.

11 Lepaskanlah kiranya aku dari tangan kakakku, dari tangan Esau, sebab aku takut kepadanya, jangan-jangan ia datang membunuh aku, juga ibu-ibu dengan anak-anaknya.

12 Bukankah Engkau telah berfirman: Tentu Aku akan berbuat baik kepadamu dan menjadikan keturunanmu sebagai pasir di laut, yang karena banyaknya tidak dapat dihitung."

13 Lalu bermalamlah ia di sana pada malam itu. Kemudian diambilnyalah dari apa yang ada padanya suatu persembahan untuk Esau, kakaknya,

14 yaitu dua ratus kambing betina dan dua puluh kambing jantan, dua ratus domba betina dan dua puluh domba jantan,

15 tiga puluh unta yang sedang menyusui beserta anak-anaknya, empat puluh lembu betina dan sepuluh lembu jantan, dua puluh keledai betina dan sepuluh keledai jantan.

16 Diserahkannyalah semuanya itu kepada budak-budaknya untuk dijaga, tiap-tiap kumpulan tersendiri, dan ia berkata kepada mereka: "Berjalanlah kamu lebih dahulu dan jagalah supaya ada jarak antara kumpulan yang satu dengan kumpulan yang lain."

17 Diperintahkannyalah kepada yang paling di muka: "Apabila Esau, kakakku, bertemu dengan engkau dan bertanya kepadamu: Siapakah tuanmu? dan ke manakah engkau pergi? dan milik siapakah ternak yang di depanmu itu? --

18 jawablah: milik hambamu Yakub; inilah persembahan yang dikirim kepada tuanku Esau, dan Yakub sendiripun ada di belakang kami."

19 Begitulah diperintahkannya baik kepada yang kedua maupun kepada yang ketiga dan kepada sekalian orang yang berjalan menggiring kumpulan hewan itu, katanya: "Seperti perkataanku tadilah kamu katakan kepada Esau, apabila kamu berjumpa dengan dia;

20 dan kamu harus mengatakan juga: Hambamu Yakub sendiri ada di belakang kami." Sebab pikir Yakub: "Baiklah aku mendamaikan hatinya dengan persembahan yang diantarkan lebih dahulu, kemudian barulah aku akan melihat mukanya; mungkin ia akan menerima aku dengan baik."

21 Jadi persembahan itu diantarkan lebih dahulu, tetapi ia sendiri bermalam pada malam itu di tempat perkemahannya.

Pergumulan Yakub dengan Allah

22 Pada malam itu Yakub bangun dan ia membawa kedua isterinya, kedua budaknya perempuan dan kesebelas anaknya, dan menyeberang di tempat penyeberangan sungai Yabok.

23 Sesudah ia menyeberangkan mereka, ia menyeberangkan juga segala miliknya.

24 Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki bergulat dengan dia sampai fajar menyingsing.

25 Ketika orang itu melihat, bahwa ia tidak dapat mengalahkannya, ia memukul sendi pangkal paha Yakub, sehingga sendi pangkal paha itu terpelecok, ketika ia bergulat dengan orang itu.

26 Lalu kata orang itu: "Biarkanlah aku pergi, karena fajar telah menyingsing." Sahut Yakub: "Aku tidak akan membiarkan engkau pergi, jika engkau tidak memberkati aku."

27 Bertanyalah orang itu kepadanya: "Siapakah namamu?" Sahutnya: "Yakub."

28 Lalu kata orang itu: "Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang."

29 Bertanyalah Yakub: "Katakanlah juga namamu." Tetapi sahutnya: "Mengapa engkau menanyakan namaku?" Lalu diberkatinyalah Yakub di situ.

30 Yakub menamai tempat itu Pniel, sebab katanya: "Aku telah melihat Allah berhadapan muka, tetapi nyawaku tertolong!"

31 Lalu tampaklah kepadanya matahari terbit, ketika ia telah melewati Pniel; dan Yakub pincang karena pangkal pahanya.

32 Itulah sebabnya sampai sekarang orang Israel tidak memakan daging yang menutupi sendi pangkal paha, karena Dia telah memukul sendi pangkal paha Yakub, pada otot pangkal pahanya.

×

1 Korintus 3:16

16 Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?

×

Mazmur 45:17

16 (45-17) Para bapa leluhurmu hendaknya diganti oleh anak-anakmu nanti; engkau akan mengangkat mereka menjadi pembesar di seluruh bumi.

×

Roma 8:38-39

38 Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang,

39 atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

×

Mazmur 146:9

9 TUHAN menjaga orang-orang asing, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya.

×

Mazmur 41:5

4 (41-5) Kalau aku, kataku: "TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!"

×

Matius 5:7

7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

×

Matius 11:28

28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

×

1 Petrus 5:7

7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *