Pembelaan Bildad

“Ketahuilah, Allah tidak menolak orang saleh, dan tidak menguatkan tangan orang yang berbuat jahat.” (Ayub 8:20)



Pembahasan: Ayub 8:1-22 | Ayat Bacaan: Ayub 7-8

Pernahkah Anda melihat seorang berkata “benar,” tetapi malah menyakiti orang lain? Misal, Anda mendengar seseorang membela Tuhan dengan bersemangat, tetapi justru tidak mencerminkan isi hati Tuhan? Hari ini kita akan belajar dari Bildad, salah satu sahabat Ayub, yang memang menyampaikan kebenaran, tetapi tanpa belas kasih dan tanpa pengenalan akan Allah yang lebih benar daripada Ayub.

Bildad menyatakan kemarahannya kepada Ayub yang mengeluh dan mempertanyakan keadilan Tuhan. Bildad berusaha membela Tuhan dengan mengatakan bahwa Tuhan itu adil dan tidak mungkin menghukum orang benar. “Mungkinkah Allah membengkokkan keadilan? Mungkinkah yang mahakuasa membengkokkan kebenaran?” (ay. 3). Kesimpulan Bildad: kemalangan Ayub terjadi karena dosanya. “Kalau engkau bersih dan jujur, tentu Ia akan bangkit demi engkau dan Ia akan memulihkan rumah yang adalah hakmu” (ay. 6). Bahkan, Bildad menyebutkan bahwa anak-anak Ayub mati karena kesalahan mereka (ay. 4). Ternyata, segala pembelaan Bildad tentang keadilan Tuhan justru membuat Ayub merasa terhakimi. Kebenaran tentang Tuhan nampak dingin dan beku bagi Ayub. Kebenaran yang tanpa kasih dan empati.

Bagaimana dengan kita? Acap kali kita berlaku serupa Bildad yang membela kebenaran dan keadilan Tuhan, tetapi kehilangan kasih dan empati terhadap sesama. Kita menghakimi mereka yang menderita karena dosa mereka, padahal penderitaan itu bukan karena kesalahan atau dosa mereka. Memang, Allah itu adil. Namun, sering kali penderitaan seseorang juga bukan karena dosa atau kesalahannya, melainkan karena faktor lain. Ironisnya, kita mudah menghakimi, tetapi tanpa memahami kebenaran kondisi mereka. Kita membela keadilan Tuhan dan menegakkan kebenaran-Nya, tetapi kehilangan kasih dan kepedulian kita. Kiranya melalui kisah pembelaan Bildad ini menjadi pelajaran berharga bagi kita, agar tidak mudah menghakimi orang lain, walaupun yang kita sampaikan nampak “benar.”

STUDI PRIBADI: Mengapa pembelaan Bildad tentang keadilan Tuhan justru menjadi penghakiman bagi Ayub? Bagaimana seharusnya memandang penderitaan orang lain?

Pokok Doa: Berdoalah bagi jemaat agar mereka semakin mengenal kebenaran tentang Tuhan dan kedaulatan-Nya, serta memiliki empati dan tidak mudah menghakimi orang lain.

Sharing Is Caring:

×

Ayub 7

Hidup itu berat

1 "Bukankah manusia harus bergumul di bumi, dan hari-harinya seperti hari-hari orang upahan?

2 Seperti kepada seorang budak yang merindukan naungan, seperti kepada orang upahan yang menanti-nantikan upahnya,

3 demikianlah dibagikan kepadaku bulan-bulan yang sia-sia, dan ditentukan kepadaku malam-malam penuh kesusahan.

4 Bila aku pergi tidur, maka pikirku: Bilakah aku akan bangun? Tetapi malam merentang panjang, dan aku dicekam oleh gelisah sampai dinihari.

5 Berenga dan abu menutupi tubuhku, kulitku menjadi keras, lalu pecah.

6 Hari-hariku berlalu lebih cepat dari pada torak, dan berakhir tanpa harapan.

7 Ingatlah, bahwa hidupku hanya hembusan nafas; mataku tidak akan lagi melihat yang baik.

8 Orang yang memandang aku, tidak akan melihat aku lagi, sementara Engkau memandang aku, aku tidak ada lagi.

9 Sebagaimana awan lenyap dan melayang hilang, demikian juga orang yang turun ke dalam dunia orang mati tidak akan muncul kembali.

10 Ia tidak lagi kembali ke rumahnya, dan tidak dikenal lagi oleh tempat tinggalnya.

11 Oleh sebab itu akupun tidak akan menahan mulutku, aku akan berbicara dalam kesesakan jiwaku, mengeluh dalam kepedihan hatiku.

12 Apakah aku ini laut atau naga, sehingga Engkau menempatkan penjaga terhadap aku?

13 Apabila aku berpikir: Tempat tidurku akan memberi aku penghiburan, dan tempat pembaringanku akan meringankan keluh kesahku,

14 maka Engkau mengagetkan aku dengan impian dan mengejutkan aku dengan khayal,

15 sehingga aku lebih suka dicekik dan mati dari pada menanggung kesusahanku.

16 Aku jemu, aku tidak mau hidup untuk selama-lamanya. Biarkanlah aku, karena hari-hariku hanya seperti hembusan nafas saja.

17 Apakah gerangan manusia, sehingga dia Kauanggap agung, dan Kauperhatikan,

18 dan Kaudatangi setiap pagi, dan Kauuji setiap saat?

19 Bilakah Engkau mengalihkan pandangan-Mu dari padaku, dan membiarkan aku, sehingga aku sempat menelan ludahku?

20 Kalau aku berbuat dosa, apakah yang telah kulakukan terhadap Engkau, ya Penjaga manusia? Mengapa Engkau menjadikan aku sasaran-Mu, sehingga aku menjadi beban bagi diriku?

21 Dan mengapa Engkau tidak mengampuni pelanggaranku, dan tidak menghapuskan kesalahanku? Karena sekarang aku terbaring dalam debu, lalu Engkau akan mencari aku, tetapi aku tidak akan ada lagi."

×

Ayub 8:1-22

Bildad membela keadilan hukuman Allah

1 Maka berbicaralah Bildad, orang Suah:

2 "Berapa lamakah lagi engkau akan berbicara begitu, dan perkataan mulutmu seperti angin yang menderu?

3 Masakan Allah membengkokkan keadilan? Masakan Yang Mahakuasa membengkokkan kebenaran?

4 Jikalau anak-anakmu telah berbuat dosa terhadap Dia, maka Ia telah membiarkan mereka dikuasai oleh pelanggaran mereka.

5 Tetapi engkau, kalau engkau mencari Allah, dan memohon belas kasihan dari Yang Mahakuasa,

6 kalau engkau bersih dan jujur, maka tentu Ia akan bangkit demi engkau dan Ia akan memulihkan rumah yang adalah hakmu.

7 Maka kedudukanmu yang dahulu akan kelihatan hina, tetapi kedudukanmu yang kemudian akan menjadi sangat mulia.

8 Bertanya-tanyalah tentang orang-orang zaman dahulu, dan perhatikanlah apa yang diselidiki para nenek moyang.

9 Sebab kita, anak-anak kemarin, tidak mengetahui apa-apa; karena hari-hari kita seperti bayang-bayang di bumi.

10 Bukankah mereka yang harus mengajari engkau dan yang harus berbicara kepadamu, dan melahirkan kata-kata dari akal budi mereka?

11 Dapatkah pandan bertumbuh tinggi, kalau tidak di rawa, atau mensiang bertumbuh subur, kalau tidak di air?

12 Sementara dalam pertumbuhan, sebelum waktunya disabit, layulah ia lebih dahulu dari pada rumput lain.

13 Demikianlah pengalaman semua orang yang melupakan Allah; maka lenyaplah harapan orang fasik,

14 yang andalannya seperti benang laba-laba, kepercayaannya seperti sarang laba-laba.

15 Ia bersandar pada rumahnya, tetapi rumahnya itu tidak tetap tegak, ia menjadikannya tempat berpegang, tetapi rumah itu tidak tahan.

16 Ia seperti tumbuh-tumbuhan yang masih segar di panas matahari, sulurnya menjulur di seluruh taman.

17 Akar-akarnya membelit timbunan batu, menyusup ke dalam sela-sela batu itu.

18 Tetapi bila ia dicabut dari tempatnya, maka tempatnya itu tidak mengakuinya lagi, katanya: Belum pernah aku melihat engkau!

19 Demikianlah kesukaan hidupnya, dan tumbuh-tumbuhan lain timbul dari tanah.

20 Ketahuilah, Allah tidak menolak orang yang saleh, dan Ia tidak memegang tangan orang yang berbuat jahat.

21 Ia masih akan membuat mulutmu tertawa dan bibirmu bersorak-sorak.

22 Pembencimu akan terselubung dengan malu, dan kemah orang fasik akan tidak ada lagi."

×

Ayub 8:3

3 Masakan Allah membengkokkan keadilan? Masakan Yang Mahakuasa membengkokkan kebenaran?

×

Ayub 8:6

6 kalau engkau bersih dan jujur, maka tentu Ia akan bangkit demi engkau dan Ia akan memulihkan rumah yang adalah hakmu.

×

Ayub 8:4

4 Jikalau anak-anakmu telah berbuat dosa terhadap Dia, maka Ia telah membiarkan mereka dikuasai oleh pelanggaran mereka.

×

Ester 1:9

9 Juga Wasti, sang ratu, mengadakan perjamuan bagi semua perempuan di dalam istana raja Ahasyweros.

×

Ester 1:10-11

10 Pada hari yang ketujuh, ketika raja riang gembira hatinya karena minum anggur, bertitahlah baginda kepada Mehuman, Bizta, Harbona, Bigta, Abagta, Zetar dan Karkas, yakni ketujuh sida-sida yang bertugas di hadapan raja Ahasyweros,

11 supaya mereka membawa Wasti, sang ratu, dengan memakai mahkota kerajaan, menghadap raja untuk memperlihatkan kecantikannya kepada sekalian rakyat dan pembesar-pembesar, karena sang ratu sangat elok rupanya.

×

Ester 1:12

12 Tetapi ratu Wasti menolak untuk menghadap menurut titah raja yang disampaikan oleh sida-sida itu, sehingga sangat geramlah raja dan berapi-apilah murkanya.

×

Ester 1:19

19 Jikalau baik pada pemandangan raja, hendaklah dikeluarkan suatu titah kerajaan dari hadapan baginda dan dituliskan di dalam undang-undang Persia dan Media, sehingga tidak dapat dicabut kembali, bahwa Wasti dilarang menghadap raja Ahasyweros, dan bahwa raja akan mengaruniakan kedudukannya sebagai ratu kepada orang lain yang lebih baik dari padanya.

×

2 Samuel 24:17

17 Dan berkatalah Daud kepada TUHAN, ketika dilihatnya malaikat yang tengah memusnahkan bangsa itu, demikian: "Sesungguhnya, aku telah berdosa, dan aku telah membuat kesalahan, tetapi domba-domba ini, apakah yang dilakukan mereka? Biarlah kiranya tangan-Mu menimpa aku dan kaum keluargaku."

×

Keluaran 31:1-5

1 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa:

2 "Lihat, telah Kutunjuk Bezaleel bin Uri bin Hur, dari suku Yehuda,

3 dan telah Kupenuhi dia dengan Roh Allah, dengan keahlian dan pengertian dan pengetahuan, dalam segala macam pekerjaan,

4 untuk membuat berbagai rancangan supaya dikerjakan dari emas, perak dan tembaga;

5 untuk mengasah batu permata supaya ditatah; untuk mengukir kayu dan untuk bekerja dalam segala macam pekerjaan.

×

Imamat 26 : 4-14

4 maka Aku akan memberi kamu hujan pada masanya, sehingga tanah itu memberi hasilnya dan pohon-pohonan di ladangmu akan memberi buahnya.

5 Lamanya musim mengirik bagimu akan sampai kepada musim memetik buah anggur dan lamanya musim memetik buah anggur akan sampai kepada musim menabur. Kamu akan makan makananmu sampai kenyang dan diam di negerimu dengan aman tenteram.

6 Dan Aku akan memberi damai sejahtera di dalam negeri itu, sehingga kamu akan berbaring dengan tidak dikejutkan oleh apapun; Aku akan melenyapkan binatang buas dari negeri itu, dan pedang tidak akan melintas di negerimu.

7 Kamu akan mengejar musuhmu, dan mereka akan tewas di hadapanmu oleh pedang.

8 Lima orang dari antaramu akan mengejar seratus, dan seratus orang dari antaramu akan mengejar selaksa dan semua musuhmu akan tewas di hadapanmu oleh pedang.

9 Dan Aku akan berpaling kepadamu dan akan membuat kamu beranak cucu serta bertambah banyak dan Aku akan meneguhkan perjanjian-Ku dengan kamu.

10 Kamu masih akan makan hasil lama dari panen yang lampau, dan hasil lama itu akan kamu keluarkan untuk menyimpan yang baru.

11 Aku akan menempatkan Kemah Suci-Ku di tengah-tengahmu dan hati-Ku tidak akan muak melihat kamu.

12 Tetapi Aku akan hadir di tengah-tengahmu dan Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku.

13 Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa kamu keluar dari tanah Mesir, supaya kamu jangan lagi menjadi budak mereka. Aku telah mematahkan kayu kuk yang di atasmu dan membuat kamu berjalan tegak."

14 "Tetapi jikalau kamu tidak mendengarkan Daku, dan tidak melakukan segala perintah itu,

×

Matius 6 : 33

33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

×

Yohanes 10 : 10b

10b Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *