“Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang-orang saleh. Biarlah Israel bersukacita atas Yang menjadikannya, biarlah bani Sion bersorak-sorak atas raja mereka!” (Mazmur 149:1-2)
Pembahasan: Mazmur 149:1-9 | Ayat Bacaan: Mazmur 149
Mazmur ini adalah nyanyian kemenangan di dalam Allah Israel. Ada kemungkinan, mazmur ini ditulis pada suatu kesempatan ketika bangsa Israel diberkati dan beroleh kemenangan atas musuh-musuhnya. Syairnya mengumandangkan ajakan bagi seluruh jemaah untuk memuji Tuhan. Dengan memuji Tuhan, mereka mengakui bahwa Tuhanlah sumber kemenangan mereka, bukan jasa atau kekuatan mereka. Di dalam mazmur ini diajarkan bahwa hal yang harus menjadi dasar utama dalam puji-pujian kepada Allah ialah sukacita yang kudus di dalam Allah: “Biarlah Israel bersukacita, dan bani Sion bersorak-sorak, dan orang-orang saleh beria-ria dalam kemuliaan” (ayat 2, 5). Demikian pula, ketika kita bernyanyi memuji Tuhan, puji-pujian kita kepada Tuhan haruslah mengalir dari hati yang dipenuhi kesukaan dan kemenangan di dalam Tuhan, serta dari relasi yang intim dengan-Nya.
Sukacita adalah salah satu ekspresi hidup orang Kristen yang dihasilkan oleh Roh Kudus. Sukacita dan pujian seharusnya menjadi salah satu ciri dan unsur penting dalam kehidupan orang percaya. Selain itu, sukacita dan pujian itu harus nampak dalam kehidupan konkret di setiap peristiwa. Sukacita dan pujian dapat diucapkan atau dinyatakan melalui nyanyian baru dan tari-tarian (ayat 1-3). Yang dimaksud nyanyian baru dan tarian itu adalah perbuatan-perbuatan baru yang indah, bagaikan sebuah tarian yang lahir dari pribadi yang mengalami pembaruan oleh Allah.
Bagi kita, orang yang percaya dan beriman kepada Kristus, mazmur ini juga menjadi pujian bagi Allah karena Dia telah memberikan kemenangan kepada kita atas kuasa dosa, melalui penebusan dan pengorbanan Kristus di kayu salib. Inilah yang menjadi sukacita sejati bagi orang percaya. Pujian dan sukacita haruslah berlangsung dalam seluruh perjalanan waktu dan dalam segala peristiwa yang terjadi di dalam hidup orang percaya, karena pujian dan sukacita memberikan kekuatan bagi kita untuk “berperang” dan mengalami kemenangan saat melewati berbagai pergumulan dan kesusahan hidup.
STUDI PRIBADI: Dalam perjalanan hari lepas hari, adakah hati yang sukacita dan memuji Allah? Mengapa kehidupan kita harus diisi dengan sukacita dan pujian?
Pokok Doa: Mohonlah kepada Allah Roh Kudus untuk menerangi hati kita, sehingga kita bisa melihat kemenangan yang diberikan-Nya, dan mengalami sukacita sejati dalam hidup ini.
Mazmur 149:1-9
Nyanyian kemenangan bagi orang Israel
1 Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang-orang saleh.
2 Biarlah Israel bersukacita atas Yang menjadikannya, biarlah bani Sion bersorak-sorak atas raja mereka!
3 Biarlah mereka memuji-muji nama-Nya dengan tari-tarian, biarlah mereka bermazmur kepada-Nya dengan rebana dan kecapi!
4 Sebab TUHAN berkenan kepada umat-Nya, Ia memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan.
5 Biarlah orang-orang saleh beria-ria dalam kemuliaan, biarlah mereka bersorak-sorai di atas tempat tidur mereka!
6 Biarlah pujian pengagungan Allah ada dalam kerongkongan mereka, dan pedang bermata dua di tangan mereka,
7 untuk melakukan pembalasan terhadap bangsa-bangsa, penyiksaan-penyiksaan terhadap suku-suku bangsa,
8 untuk membelenggu raja-raja mereka dengan rantai, dan orang-orang mereka yang mulia dengan tali-tali besi,
9 untuk melaksanakan terhadap mereka hukuman seperti yang tertulis. Itulah semarak bagi semua orang yang dikasihi-Nya. Haleluya!
Mazmur 149:2, 5
2 Biarlah Israel bersukacita atas Yang menjadikannya, biarlah bani Sion bersorak-sorak atas raja mereka!
5 Biarlah orang-orang saleh beria-ria dalam kemuliaan, biarlah mereka bersorak-sorai di atas tempat tidur mereka!
Mazmur 149:1-3
1 Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang-orang saleh.
2 Biarlah Israel bersukacita atas Yang menjadikannya, biarlah bani Sion bersorak-sorak atas raja mereka!
3 Biarlah mereka memuji-muji nama-Nya dengan tari-tarian, biarlah mereka bermazmur kepada-Nya dengan rebana dan kecapi!
Mazmur 147:2
2 TUHAN membangun Yerusalem, Ia mengumpulkan orang-orang Israel yang tercerai-berai;
Mazmur 147:9
9 Dia, yang memberi makanan kepada hewan, kepada anak-anak burung gagak, yang memanggil-manggil.
Mazmur 147:10
10 Ia tidak suka kepada kegagahan kuda, Ia tidak senang kepada kaki laki-laki;
Mazmur 147:11
11 TUHAN senang kepada orang-orang yang takut akan Dia, kepada orang-orang yang berharap akan kasih setia-Nya.
Roma 6:11
11 Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.
Roma 8:22-23
22 Maka kata orang-orang Yahudi itu: "Apakah Ia mau bunuh diri dan karena itu dikatakan-Nya: Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang?"
23 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini.
Roma 8:21, 23b
21 tetapi dalam pengharapan, karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah.
23b tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga mengeluh dalam hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu pembebasan tubuh kita.
Mazmur 41:5
4 (41-5) Kalau aku, kataku: "TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!"
Matius 5:7
7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.
Matius 11:28
28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
1 Petrus 5:7
7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.


