Memuji Dan Menyenangkan Tuhan

“Ia tidak suka kepada kegagahan kuda, Ia tidak senang kepada kaki laki-laki; TUHAN senang kepada orang-orang yang takut akan Dia, kepada orang-orang yang berharap akan kasih setia-Nya.” (Mazmur 147:10-11)



Pembahasan: Mazmur 147:1-20 | Ayat Bacaan: Mazmur 147-148

Mazmur 147 ini diawali dengan pernyataan bahwa sungguh baik bermazmur bagi Allah dan sungguh indah menyanyikan pujian bagi Allah, karena Dialah Sang Pencipta yang bijaksana dan penuh kasih setia. Setelah langit dan bumi serta segala isinya dijadikan, Allah terus mengontrol, memelihara dan merawat segala ciptaan-Nya.

Ada beberapa pengajaran penting dari mazmur ini. Pertama, pemazmur menegaskan kemahakuasaan Tuhan atas alam semesta dan pemeliharaan-Nya atas umat-Nya. Dia yang menciptakan benda-benda penerang di angkasa luas (ayat 4), juga berkuasa untuk membangun kembali Yerusalem dan mempersatukan lagi umat-Nya yang telah tercerai-berai dalam penindasan (ayat 2).

Kedua, pemazmur menyatakan kasih Tuhan yang tak berkesudahan dan berlimpah. Kasih dan kebaikan-Nya terlihat jelas dalam alam ciptaan, dengan menyediakan hujan dan makanan. Bahkan anak-anak burung gagak yang biasanya ditinggalkan induknya pun diberi makan oleh Allah (ayat 9). Bila Allah begitu peduli pada burung, ciptaan yang lebih rendah daripada manusia, apalagi pada manusia, yang diciptakan menurut gambar-Nya sendiri. Betapa jauh lebih besar Allah mengasihi manusia.

Ketiga, pemazmur juga menegaskan bahwa Allah tidak suka kepada kegagahan kuda perang dan tidak berkenan kepada kekuatan kaki laki-laki (ayat 10). Allah tidak suka kepada manusia sombong, yang mengandalkan kekuatannya sendiri—baik kekuatan fisik, finansial, kepandaian, jabatan atau pengaruh relasi dengan orang-orang berkuasa. Yang Allah sukai ialah orang-orang yang hidup berlandaskan iman kepada-Nya. Allah berkenan kepada mereka yang dengan rendah hati bersandar sepenuhnya kepada-Nya dan berharap pada kasih setia-Nya (ayat 11).

Pemazmur mengajak kita untuk menaikkan pujian, beribadah kepada Tuhan, dan merasakan kasih serta kebaikan-Nya. Ketika kita datang untuk beribadah kepada Tuhan, Ia mau kita datang bukan dengan kebanggaan diri, tetapi dengan kerendahan hati: hati yang takut akan Tuhan dan penuh pengharapan akan kasih setia-Nya. Inilah yang menyenangkan hati Tuhan.

STUDI PRIBADI: Bagaimana sikap hati kita ketika datang beribadah kepada Tuhan?

Pokok Doa: Mohon Tuhan memeriksa dan membersihkan hati kita supaya ibadah kita dilayakkan dan menjadi kesenangan bagi Tuhan.

Sharing Is Caring:

×

Mazmur 147:1-20

Kekuasaan dan kemurahan TUHAN

1 Haleluya! Sungguh, bermazmur bagi Allah kita itu baik, bahkan indah, dan layaklah memuji-muji itu.

2 TUHAN membangun Yerusalem, Ia mengumpulkan orang-orang Israel yang tercerai-berai;

3 Ia menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka;

4 Ia menentukan jumlah bintang-bintang dan menyebut nama-nama semuanya.

5 Besarlah Tuhan kita dan berlimpah kekuatan, kebijaksanaan-Nya tak terhingga.

6 TUHAN menegakkan kembali orang-orang yang tertindas, tetapi merendahkan orang-orang fasik sampai ke bumi.

7 Bernyanyilah bagi TUHAN dengan nyanyian syukur, bermazmurlah bagi Allah kita dengan kecapi!

8 Dia, yang menutupi langit dengan awan-awan, yang menyediakan hujan bagi bumi, yang membuat gunung-gunung menumbuhkan rumput.

9 Dia, yang memberi makanan kepada hewan, kepada anak-anak burung gagak, yang memanggil-manggil.

10 Ia tidak suka kepada kegagahan kuda, Ia tidak senang kepada kaki laki-laki;

11 TUHAN senang kepada orang-orang yang takut akan Dia, kepada orang-orang yang berharap akan kasih setia-Nya.

12 Megahkanlah TUHAN, hai Yerusalem, pujilah Allahmu, hai Sion!

13 Sebab Ia meneguhkan palang pintu gerbangmu, dan memberkati anak-anakmu di antaramu.

14 Ia memberikan kesejahteraan kepada daerahmu dan mengenyangkan engkau dengan gandum yang terbaik.

15 Ia menyampaikan perintah-Nya ke bumi; dengan segera firman-Nya berlari.

16 Ia menurunkan salju seperti bulu domba dan menghamburkan embun beku seperti abu.

17 Ia melemparkan air batu seperti pecahan-pecahan. Siapakah yang tahan berdiri menghadapi dingin-Nya?

18 Ia menyampaikan firman-Nya, lalu mencairkan semuanya, Ia meniupkan angin-Nya, maka air mengalir.

19 Ia memberitakan firman-Nya kepada Yakub, ketetapan-ketetapan-Nya dan hukum-hukum-Nya kepada Israel.

20 Ia tidak berbuat demikian kepada segala bangsa, dan hukum-hukum-Nya tidak mereka kenal. Haleluya!

×

Mazmur 148

Langit dan bumi, pujilah TUHAN!

1 Haleluya! Pujilah TUHAN di sorga, pujilah Dia di tempat tinggi!

2 Pujilah Dia, hai segala malaikat-Nya, pujilah Dia, hai segala tentara-Nya!

3 Pujilah Dia, hai matahari dan bulan, pujilah Dia, hai segala bintang terang!

4 Pujilah Dia, hai langit yang mengatasi segala langit, hai air yang di atas langit!

5 Baiklah semuanya memuji nama TUHAN, sebab Dia memberi perintah, maka semuanya tercipta.

6 Dia mendirikan semuanya untuk seterusnya dan selamanya, dan memberi ketetapan yang tidak dapat dilanggar.

7 Pujilah TUHAN di bumi, hai ular-ular naga dan segenap samudera raya;

8 hai api dan hujan es, salju dan kabut, angin badai yang melakukan firman-Nya;

9 hai gunung-gunung dan segala bukit, pohon buah-buahan dan segala pohon aras:

10 hai binatang-binatang liar dan segala hewan, binatang melata dan burung-burung yang bersayap;

11 hai raja-raja di bumi dan segala bangsa, pembesar-pembesar dan semua pemerintah dunia;

12 hai teruna dan anak-anak dara, orang tua dan orang muda!

13 Biarlah semuanya memuji-muji TUHAN, sebab hanya nama-Nya saja yang tinggi luhur, keagungan-Nya mengatasi bumi dan langit.

14 Ia telah meninggikan tanduk umat-Nya, menjadi puji-pujian bagi semua orang yang dikasihi-Nya, bagi orang Israel, umat yang dekat pada-Nya. Haleluya!

×

Mazmur 147:4

4 Ia menentukan jumlah bintang-bintang dan menyebut nama-nama semuanya.

×

Mazmur 147:2

2 TUHAN membangun Yerusalem, Ia mengumpulkan orang-orang Israel yang tercerai-berai;

×

Mazmur 147:9

9 Dia, yang memberi makanan kepada hewan, kepada anak-anak burung gagak, yang memanggil-manggil.

×

Mazmur 147:10

10 Ia tidak suka kepada kegagahan kuda, Ia tidak senang kepada kaki laki-laki;

×

Mazmur 147:11

11 TUHAN senang kepada orang-orang yang takut akan Dia, kepada orang-orang yang berharap akan kasih setia-Nya.

×

Roma 6:11

11 Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.

×

Roma 8:22-23

22 Maka kata orang-orang Yahudi itu: "Apakah Ia mau bunuh diri dan karena itu dikatakan-Nya: Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang?"

23 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini.

×

Roma 8:21, 23b

21 tetapi dalam pengharapan, karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah.

23b tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga mengeluh dalam hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu pembebasan tubuh kita.

×

Mazmur 41:5

4 (41-5) Kalau aku, kataku: "TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!"

×

Matius 5:7

7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

×

Matius 11:28

28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

×

1 Petrus 5:7

7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *