“Ingatlah, ya Tuhan, kepada bani Edom, yang pada hari pemusnahan Yerusalem mengatakan: ‘Runtuhkan, runtuhkan sampai ke dasarnya!’” (Mazmur 137:7)
Pembahasan: Mazmur 139:1-24 | Ayat Bacaan: Mazmur 139-140
Ketika kita menjadi murid Sekolah Minggu, kita pasti tahu lagu “Mata Tuhan melihat, apa yang kita perbuat; apa yang baik, apa yang jahat.” Memang benar, Allah itu Mahatahu—Dia tahu segala sesuatu yang kita perbuat, tetapi kemahatahuan Allah jauh lebih dalam daripada sekadar itu. Mazmur 139 mengajarkan kita bahwa Allah adalah Allah yang Mahatahu. Pengetahuan-Nya melebihi apa pun dan siapa pun, sehingga manusia tidak mampu memahaminya (ay. 6, 17). Allah yang Mahatahu telah menciptakan manusia dengan begitu detail (ay. 13-16), sehingga Dia mampu mengenal kedalaman hati manusia bahkan sebelum manusia berkata dan bertindak (ay. 2, 4). Konsep ini membuat Daud memohon kepada Allah yang Mahatahu untuk menyelidiki dan menguji dirinya, khususnya hatinya, apakah hati dan sikapnya sudah benar di hadapan-Nya (ay. 23-24a). Daud juga memohon agar Allah memimpin hati dan sikapnya.
Di Perjanjian Baru, Allah yang Mahatahu bukan hanya mengetahui hati dan sikap kita yang menyeleweng dari Allah, tapi Dia memberikan solusi agar kita tidak terus menyeleweng, yaitu dengan mengutus Kristus untuk mati dan bangkit menebus dosa kita, serta mengutus Roh Kudus ke dalam hati kita agar kita dimampukan untuk berkata dan bertindak sesuai hikmat-Nya. Karya Allah yang Mahatahu dan penuh kasih ini memberikan jaminan bahwa kita memang harus bertanggung jawab atas perkataan dan perbuatan kita, tetapi kita dihibur bahwa ada jalan keluar bagi perkataan dan perbuatan kita yang menyeleweng dari Allah, melalui karya kematian dan kebangkitan Kristus.
Pembeda utama Kekristenan (Injil) dan agama-agama dunia adalah: agama dunia menganggap Allah seperti satpam yang mengawasi manusia. Sebaliknya, Allah bukan seperti itu. Dia yang mengasihi dan mengenal kita mendorong kita untuk berkata dan bersikap sesuai kehendak-Nya. Motivasi kita bukanlah menghindari hukuman Allah, tetapi karena kita telah dikasihi-Nya di dalam Kristus. Sudahkah kita berkomitmen hidup bagi Allah sekaligus meminta-Nya menyelidiki hati kita dan memimpin kita untuk terus hidup bagi-Nya? Allah yang Mahatahu mengasihi dan mengenal umat-Nya, sehingga kita dimampukan hidup bagi-Nya sekaligus meminta-Nya menyelidiki kita.
STUDI PRIBADI: Menurut kita sendiri, bagaimana posisi kita di hadapan Allah? Sebutkan tiga alasan mengapa kita perlu mempersilakan Allah menyelidiki kehidupan kita!
Pokok Doa: Berdoa agar Roh Kudus memimpin kita untuk hidup bagi Allah dan menyelidiki hati kita. Berdoa bagi para pemimpin bangsa di dunia ini agar memiliki kepekaan untuk selalu mengutamakan dan mencari kehendak-Nya.
Mazmur 139:1-24
Doa di hadapan Allah yang maha tahu
1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. TUHAN, Engkau menyelidiki dan mengenal aku;
2 Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh.
3 Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kaumaklumi.
4 Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya, semuanya telah Kauketahui, ya TUHAN.
5 Dari belakang dan dari depan Engkau mengurung aku, dan Engkau menaruh tangan-Mu ke atasku.
6 Terlalu ajaib bagiku pengetahuan itu, terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainya.
7 Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu?
8 Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situpun Engkau.
9 Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut,
10 juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku.
11 Jika aku berkata: "Biarlah kegelapan saja melingkupi aku, dan terang sekelilingku menjadi malam,"
12 maka kegelapanpun tidak menggelapkan bagi-Mu, dan malam menjadi terang seperti siang; kegelapan sama seperti terang.
13 Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku.
14 Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.
15 Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah;
16 mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya.
17 Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Allah! Betapa besar jumlahnya!
18 Jika aku mau menghitungnya, itu lebih banyak dari pada pasir. Apabila aku berhenti, masih saja aku bersama-sama Engkau.
19 Sekiranya Engkau mematikan orang fasik, ya Allah, sehingga menjauh dari padaku penumpah-penumpah darah,
20 yang berkata-kata dusta terhadap Engkau, dan melawan Engkau dengan sia-sia.
21 Masakan aku tidak membenci orang-orang yang membenci Engkau, ya TUHAN, dan tidak merasa jemu kepada orang-orang yang bangkit melawan Engkau?
22 Aku sama sekali membenci mereka, mereka menjadi musuhku.
23 Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku;
24 lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!
Mazmur 140
Doa minta perlindungan terhadap orang-orang jahat
1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. (140-2) Luputkanlah aku, ya TUHAN, dari pada manusia jahat, jagalah aku terhadap orang yang melakukan kekerasan,
2 (140-3) yang merancang kejahatan di dalam hati, dan setiap hari menghasut-hasut perang!
3 (140-4) Mereka menajamkan lidahnya seperti ular, bisa ular senduk ada di bawah bibirnya. Sela
4 (140-5) Peliharalah aku, ya TUHAN, terhadap tangan orang fasik, jagalah aku terhadap orang yang melakukan kekerasan, yang bermaksud menjatuhkan aku.
5 (140-6) Orang congkak dengan sembunyi memasang jerat terhadap aku, dan mereka membentangkan tali-tali sebagai jaring, di sepanjang jalan mereka menaruh perangkap terhadap aku. Sela
6 (140-7) Aku berkata kepada TUHAN: "Allahku Engkau, berilah telinga, ya TUHAN, kepada suara permohonanku!"
7 (140-8) Ya ALLAH, Tuhanku, kekuatan keselamatanku, Engkau menudungi kepalaku pada hari pertarungan senjata.
8 (140-9) Ya TUHAN, jangan penuhi keinginan orang fasik, jangan luluskan tipu rencananya! Sela
9 (140-10) Orang-orang yang mengelilingi aku meninggikan kepala; biarlah bencana yang diucapkan mereka menimpa mereka!
10 (140-11) Biarlah Ia menghujani mereka dengan bara api! Biarlah Ia menjatuhkan mereka ke dalam jurang sehingga tidak bangkit lagi!
11 (140-12) Pemfitnah tidak akan diam tetap di bumi; orang yang melakukan kekerasan akan diburu oleh malapetaka.
12 (140-13) Aku tahu, bahwa TUHAN akan memberi keadilan kepada orang tertindas, dan membela perkara orang miskin.
13 (140-14) Sungguh, orang-orang benar akan memuji nama-Mu, orang-orang yang jujur akan diam di hadapan-Mu.
Mazmur 139:6, 17
6 Terlalu ajaib bagiku pengetahuan itu, terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainya.
17 Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Allah! Betapa besar jumlahnya!
Mazmur 139:13-16
13 Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku.
14 Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.
15 Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah;
16 mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya.
Mazmur 139:2, 4
2 Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh.
4 Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya, semuanya telah Kauketahui, ya TUHAN.
Mazmur 139:23-24a
23 Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku;
24a lihatlah, apakah jalanku serong,
Galatia 3:13
13 Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"
Roma 6:11
11 Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.
Roma 8:22-23
22 Maka kata orang-orang Yahudi itu: "Apakah Ia mau bunuh diri dan karena itu dikatakan-Nya: Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang?"
23 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini.
Roma 8:21, 23b
21 tetapi dalam pengharapan, karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah.
23b tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga mengeluh dalam hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu pembebasan tubuh kita.
Mazmur 41:5
4 (41-5) Kalau aku, kataku: "TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!"
Matius 5:7
7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.
Matius 11:28
28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
1 Petrus 5:7
7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.


