“Semuanya ini telah menimpa kami, tetapi kami tidak melupakan Engkau, dan tidak mengkhianati perjanjian-Mu.” (Mazmur 44:18)
Pembahasan: Mazmur 44:1-27 | Ayat Bacaan: Mazmur 43-44
Kesulitan sering kali dianggap oleh banyak orang sebagai tanda Allah murka kepada mereka. Namun, Mazmur 44 mengajar prinsip yang bertolak belakang. Pemazmur mengingat kisah dari nenek moyang mereka tentang karya-karya Allah yang dahsyat (ay. 2), khususnya tentang bagaimana Allah mengalahkan musuh-musuh-Nya. Meski demikian, Allah “mengizinkan” musuh-musuh itu berkembang untuk menguji umat-Nya (ay. 3-4). Hal ini membuat umat-Nya menderita (ay. 10-17). Menariknya, dalam ayat 18-19, meskipun penderitaan itu terjadi atas “izin” Allah, umat-Nya tetap tidak meninggalkan-Nya; hati mereka tetap setia kepada-Nya dan jalan-jalan-Nya. Mengapa? Karena mereka percaya bahwa Allah tidak pernah meninggalkan umat-Nya, alias Allah adalah Allah yang penuh kasih setia. Selain itu, pemazmur tetap berharap kepada Allah untuk melepaskan mereka dari penderitaan karena Ia adalah Allah yang penuh kasih setia (ay. 27). Allah yang penuh kasih setia tidak pernah meninggalkan umat-Nya; Dia senantiasa menguatkan umat-Nya dalam menghadapi musuh, dan memberikan jalan keluar yang terbaik.
Musuh terbesar yang kita hadapi sekarang adalah dosa. Allah yang penuh kasih setia memang mengizinkan dosa masuk ke dalam dunia, tapi Dia juga menetapkan solusi atas dosa manusia, yaitu mengutus Kristus yang mati dan bangkit untuk menghancurkan kuasa dosa dan kematian (1Kor. 15:54b-57). Kasih-Nya pasti memelihara kita, umat-Nya, sampai akhir. Karena itu, Paulus berseru bahwa tidak ada yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah di dalam Kristus (Rm. 8:38-39). Kasih-Nya tidak pernah setengah jalan, kasih-Nya tidak pernah gagal atas umat-Nya.
Ingat, musuh terbesar kita telah dikalahkan Kristus, sehingga musuh-musuh kita lainnya, baik itu kesulitan, orang-orang yang melawan Allah dan membenci kita, dll tidak sedahsyat musuh terbesar kita. Kita mungkin takut dan khawatir menghadapi musuh-musuh kita, tetapi ingatlah: Kristus yang telah menghancurkan musuh terbesar kita, pasti mampu menguatkan kita untuk mengalahkan musuh-musuh kita lainnya (yang tidak terbesar).
STUDI PRIBADI: Apa musuh terbesar dalam hidup kita? Siapa yang memampukan kita mengalahkan musuh terbesar kita? Bagaimana kita dapat beroleh kekuatan dari Allah?
Pokok Doa: Minta Roh Kudus memampukan kita agar percaya dan berharap pada kasih Allah, terutama saat kita gagal atau takut. Berdoa, gereja menjadi terang dan garam untuk banyak orang yang takut dan khawatir.
Mazmur 43
1 Berilah keadilan kepadaku, ya Allah, dan perjuangkanlah perkaraku terhadap kaum yang tidak saleh! Luputkanlah aku dari orang penipu dan orang curang!
2 Sebab Engkaulah Allah tempat pengungsianku. Mengapa Engkau membuang aku? Mengapa aku harus hidup berkabung di bawah impitan musuh?
3 Suruhlah terang-Mu dan kesetiaan-Mu datang, supaya aku dituntun dan dibawa ke gunung-Mu yang kudus dan ke tempat kediaman-Mu!
4 Maka aku dapat pergi ke mezbah Allah, menghadap Allah, yang adalah sukacitaku dan kegembiraanku, dan bersyukur kepada-Mu dengan kecapi, ya Allah, ya Allahku!
5 Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!
Mazmur 44:1-27
Jeritan bangsa yang tertindas
1 Untuk pemimpin biduan. Dari bani Korah. Nyanyian pengajaran. (44-2) Ya Allah, dengan telinga kami sendiri telah kami dengar, nenek moyang kami telah menceritakan kepada kami perbuatan yang telah Kaulakukan pada zaman mereka, pada zaman purbakala.
2 (44-3) Engkau sendiri, dengan tangan-Mu, telah menghalau bangsa-bangsa, tetapi mereka ini Kaubiarkan bertumbuh; suku-suku bangsa telah Kaucelakakan, tetapi mereka ini Kaubiarkan berkembang.
3 (44-4) Sebab bukan dengan pedang mereka menduduki negeri, bukan lengan mereka yang memberikan mereka kemenangan, melainkan tangan kanan-Mu dan lengan-Mu dan cahaya wajah-Mu, sebab Engkau berkenan kepada mereka.
4 (44-5) Engkaulah Rajaku dan Allahku yang memerintahkan kemenangan bagi Yakub.
5 (44-6) Dengan Engkaulah kami menanduk para lawan kami, dengan nama-Mulah kami menginjak-injak orang-orang yang bangkit menyerang kami.
6 (44-7) Sebab bukan kepada panahku aku percaya, dan pedangkupun tidak memberi aku kemenangan,
7 (44-8) tetapi Engkaulah yang memberi kami kemenangan terhadap para lawan kami, dan orang-orang yang membenci kami Kauberi malu.
8 (44-9) Karena Allah kami nyanyikan puji-pujian sepanjang hari, dan bagi nama-Mu kami mengucapkan syukur selama-lamanya. Sela
9 (44-10) Namun Engkau telah membuang kami dan membiarkan kami kena umpat, Engkau tidak maju bersama-sama dengan bala tentara kami.
10 (44-11) Engkau membuat kami mundur dari pada lawan kami, dan orang-orang yang membenci kami mengadakan perampokan.
11 (44-12) Engkau menyerahkan kami sebagai domba sembelihan dan menyerakkan kami di antara bangsa-bangsa.
12 (44-13) Engkau menjual umat-Mu dengan cuma-cuma dan tidak mengambil keuntungan apa-apa dari penjualan itu.
13 (44-14) Engkau membuat kami menjadi cela bagi tetangga-tetangga kami, menjadi olok-olok dan cemooh bagi orang-orang sekeliling kami.
14 (44-15) Engkau membuat kami menjadi sindiran di antara bangsa-bangsa, menyebabkan suku-suku bangsa menggeleng-geleng kepala.
15 (44-16) Sepanjang hari aku dihadapkan dengan nodaku, dan malu menyelimuti mukaku,
16 (44-17) karena kata-kata orang yang mencela dan menista, di hadapan musuh dan pendendam.
17 (44-18) Semuanya ini telah menimpa kami, tetapi kami tidak melupakan Engkau, dan tidak mengkhianati perjanjian-Mu.
18 (44-19) Hati kami tidak membangkang dan langkah kami tidak menyimpang dari jalan-Mu,
19 (44-20) walaupun Engkau telah meremukkan kami di tempat serigala, dan menyelimuti kami dengan kekelaman.
20 (44-21) Seandainya kami melupakan nama Allah kami, dan menadahkan tangan kami kepada allah lain,
21 (44-22) masakan Allah tidak akan menyelidikinya? Karena Ia mengetahui rahasia hati!
22 (44-23) Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut sepanjang hari, kami dianggap sebagai domba-domba sembelihan.
23 (44-24) Terjagalah! Mengapa Engkau tidur, ya Tuhan? Bangunlah! Janganlah membuang kami terus-menerus!
24 (44-25) Mengapa Engkau menyembunyikan wajah-Mu dan melupakan penindasan dan impitan terhadap kami?
25 (44-26) Sebab jiwa kami tertanam dalam debu, tubuh kami terhampar di tanah.
26 (44-27) Bersiaplah menolong kami, bebaskanlah kami karena kasih setia-Mu!
Mazmur 44:2
1 (44-2) Ya Allah, dengan telinga kami sendiri telah kami dengar, nenek moyang kami telah menceritakan kepada kami perbuatan yang telah Kaulakukan pada zaman mereka, pada zaman purbakala.
Mazmur 44:3-4
2 (44-3) Engkau sendiri, dengan tangan-Mu, telah menghalau bangsa-bangsa, tetapi mereka ini Kaubiarkan bertumbuh; suku-suku bangsa telah Kaucelakakan, tetapi mereka ini Kaubiarkan berkembang.
3 (44-4) Sebab bukan dengan pedang mereka menduduki negeri, bukan lengan mereka yang memberikan mereka kemenangan, melainkan tangan kanan-Mu dan lengan-Mu dan cahaya wajah-Mu, sebab Engkau berkenan kepada mereka.
Mazmur 44:10-17
9 (44-10) Namun Engkau telah membuang kami dan membiarkan kami kena umpat, Engkau tidak maju bersama-sama dengan bala tentara kami.
10 (44-11) Engkau membuat kami mundur dari pada lawan kami, dan orang-orang yang membenci kami mengadakan perampokan.
11 (44-12) Engkau menyerahkan kami sebagai domba sembelihan dan menyerakkan kami di antara bangsa-bangsa.
12 (44-13) Engkau menjual umat-Mu dengan cuma-cuma dan tidak mengambil keuntungan apa-apa dari penjualan itu.
13 (44-14) Engkau membuat kami menjadi cela bagi tetangga-tetangga kami, menjadi olok-olok dan cemooh bagi orang-orang sekeliling kami.
14 (44-15) Engkau membuat kami menjadi sindiran di antara bangsa-bangsa, menyebabkan suku-suku bangsa menggeleng-geleng kepala.
15 (44-16) Sepanjang hari aku dihadapkan dengan nodaku, dan malu menyelimuti mukaku,
16 (44-17) karena kata-kata orang yang mencela dan menista, di hadapan musuh dan pendendam.
Mazmur 44:18-19
17 (44-18) Semuanya ini telah menimpa kami, tetapi kami tidak melupakan Engkau, dan tidak mengkhianati perjanjian-Mu.
18 (44-19) Hati kami tidak membangkang dan langkah kami tidak menyimpang dari jalan-Mu,
Mazmur 44:27
26 (44-27) Bersiaplah menolong kami, bebaskanlah kami karena kasih setia-Mu!
1 Korintus 15:54b-57
54b maka akan genaplah firman Tuhan yang tertulis: "Maut telah ditelan dalam kemenangan.
55 Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?"
56 Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat.
57 Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.
Roma 8:38-39
38 Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang,
39 atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.
Mazmur 146:9
9 TUHAN menjaga orang-orang asing, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya.
Mazmur 41:5
4 (41-5) Kalau aku, kataku: "TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!"
Matius 5:7
7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.
Matius 11:28
28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
1 Petrus 5:7
7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.


