Nilai Nama Baik

“Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas.” (Amsal 22:1)



Pembahasan: Amsal 22:1-29 | Ayat Bacaan: Amsal 21-22

Seorang pengusaha sukses pernah berkata, “Dibutuhkan 20 tahun untuk membangun reputasi, tetapi hanya 5 menit untuk menghancurkannya.” Di tengah zaman yang mengukur kesuksesan dari angka di rekening bank dan jumlah followers, kita kerap melupakan sesuatu yang jauh lebih berharga, yaitu nama baik. Inilah yang ditekankan Salomo dalam Amsal 22, tentang sebuah kebijaksanaan abadi tentang warisan sejati yang seharusnya kita tinggalkan.

Amsal 22 dibuka dengan pernyataan revolusioner: nama baik lebih berharga daripada kekayaan besar (ay. 1). Salomo kemudian menguraikan tiga pilar dalam membangun nama baik tersebut. Pertama, takut akan Tuhan dan kerendahan hati, yang menghasilkan kekayaan sejati–kehormatan dan kehidupan (ay. 4). Kedua, mendidik generasi berikutnya sejak dini di dalam jalan yang benar (ay. 6). Ketiga, menunjukkan kemurahan hati kepada orang miskin, yang mendatangkan berkat (ay. 9). Istilah “nama baik” (shem) dalam bahasa Ibrani bukan sekadar reputasi yang bersifat superfisial, melainkan integritas karakter yang konsisten di hadapan Tuhan dan manusia. Hal ini seperti fondasi rumah yang kokoh—tersembunyi namun menentukan kekuatan seluruh bangunan. Itu sebabnya nama baik disejajarkan dengan “dikasihi orang,” karena ia merupakan hasil dari kehidupan yang autentik, dapat dipercaya, dan memberkati sesama.

Saat ini kita hidup di era ketika citra dapat direkayasa, kesuksesan dapat dipalsukan, dan integritas sering kali dikorbankan demi keuntungan sesaat. Berbagai skandal yang terjadi belakangan ini menunjukkan bahwa kekayaan dan popularitas tanpa karakter yang baik, akan mudah runtuh. Karena itu, Tuhan mengingatkan bahwa yang benar-benar bertahan adalah karakter yang dibangun dalam kesetiaan. Nama baik adalah investasi kekal, bukan warisan materi yang bisa habis, melainkan teladan hidup yang menginspirasi generasi berikutnya. Pertanyaannya: apa yang akan dikenang orang tentang kita? Mari kita memilih, mulai hari ini, untuk membangun warisan yang memuliakan Tuhan dan memberkati sesama.

STUDI PRIBADI: Apa arti membangun nama baik menurut Kerajaan Allah, dan bagaimana kita meninggalkan warisan iman yang memberkati orang lain?

Pokok Doa: Berdoalah untuk orang-orang percaya yang bergumul dengan imannya di tengah musibah dan tantangan yang dihadapi, agar mereka dapat melihat rencana Tuhan yang bernilai kekal.

Sharing Is Caring:

×

Amsal 21

1 Hati raja seperti batang air di dalam tangan TUHAN, dialirkan-Nya ke mana Ia ingini.

2 Setiap jalan orang adalah lurus menurut pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang menguji hati.

3 Melakukan kebenaran dan keadilan lebih dikenan TUHAN dari pada korban.

4 Mata yang congkak dan hati yang sombong, yang menjadi pelita orang fasik, adalah dosa.

5 Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan.

6 Memperoleh harta benda dengan lidah dusta adalah kesia-siaan yang lenyap dari orang yang mencari maut.

7 Orang fasik diseret oleh penganiayaan mereka, karena mereka menolak melakukan keadilan.

8 Berliku-liku jalan si penipu, tetapi orang yang jujur lurus perbuatannya.

9 Lebih baik tinggal pada sudut sotoh rumah dari pada diam serumah dengan perempuan yang suka bertengkar.

10 Hati orang fasik mengingini kejahatan dan ia tidak menaruh belas kasihan kepada sesamanya.

11 Jikalau si pencemooh dihukum, orang yang tak berpengalaman menjadi bijak, dan jikalau orang bijak diberi pengajaran, ia akan beroleh pengetahuan.

12 Yang Mahaadil memperhatikan rumah orang fasik, dan menjerumuskan orang fasik ke dalam kecelakaan.

13 Siapa menutup telinganya bagi jeritan orang lemah, tidak akan menerima jawaban, kalau ia sendiri berseru-seru.

14 Pemberian dengan sembunyi-sembunyi memadamkan marah, dan hadiah yang dirahasiakan meredakan kegeraman yang hebat.

15 Melakukan keadilan adalah kesukaan bagi orang benar, tetapi menakutkan orang yang berbuat jahat.

16 Orang yang menyimpang dari jalan akal budi akan berhenti di tempat arwah-arwah berkumpul.

17 Orang yang suka bersenang-senang akan berkekurangan, orang yang gemar kepada minyak dan anggur tidak akan menjadi kaya.

18 Orang fasik dipakai sebagai tebusan bagi orang benar, dan pengkhianat sebagai ganti orang jujur.

19 Lebih baik tinggal di padang gurun dari pada tinggal dengan perempuan yang suka bertengkar dan pemarah.

20 Harta yang indah dan minyak ada di kediaman orang bijak, tetapi orang yang bebal memboroskannya.

21 Siapa mengejar kebenaran dan kasih akan memperoleh kehidupan, kebenaran dan kehormatan.

22 Orang bijak dapat memanjat kota pahlawan-pahlawan, dan merobohkan benteng yang mereka percayai.

23 Siapa memelihara mulut dan lidahnya, memelihara diri dari pada kesukaran.

24 Orang yang kurang ajar dan sombong pencemooh namanya, ia berlaku dengan keangkuhan yang tak terhingga.

25 Si pemalas dibunuh oleh keinginannya, karena tangannya enggan bekerja.

26 Keinginan bernafsu sepanjang hari, tetapi orang benar memberi tanpa batas.

27 Korban orang fasik adalah kekejian, lebih-lebih kalau dipersembahkan dengan maksud jahat.

28 Saksi bohong akan binasa, tetapi orang yang mendengarkan akan tetap berbicara.

29 Orang fasik bermuka tebal, tetapi orang jujur mengatur jalannya.

30 Tidak ada hikmat dan pengertian, dan tidak ada pertimbangan yang dapat menandingi TUHAN.

31 Kuda diperlengkapi untuk hari peperangan, tetapi kemenangan ada di tangan TUHAN.

×

Amsal 22:1-29

1 Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas.

2 Orang kaya dan orang miskin bertemu; yang membuat mereka semua ialah TUHAN.

3 Kalau orang bijak melihat malapetaka, bersembunyilah ia, tetapi orang yang tak berpengalaman berjalan terus, lalu kena celaka.

4 Ganjaran kerendahan hati dan takut akan TUHAN adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan.

5 Duri dan perangkap ada di jalan orang yang serong hatinya; siapa ingin memelihara diri menjauhi orang itu.

6 Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.

7 Orang kaya menguasai orang miskin, yang berhutang menjadi budak dari yang menghutangi.

8 Orang yang menabur kecurangan akan menuai bencana, dan tongkat amarahnya akan habis binasa.

9 Orang yang baik hati akan diberkati, karena ia membagi rezekinya dengan si miskin.

10 Usirlah si pencemooh, maka lenyaplah pertengkaran, dan akan berhentilah perbantahan dan cemooh.

11 Orang yang mencintai kesucian hati dan yang manis bicaranya menjadi sahabat raja.

12 Mata TUHAN menjaga pengetahuan, tetapi Ia membatalkan perkataan si pengkhianat.

13 Si pemalas berkata: "Ada singa di luar, aku akan dibunuh di tengah jalan."

14 Mulut perempuan jalang adalah lobang yang dalam; orang yang dimurkai TUHAN akan terperosok ke dalamnya.

15 Kebodohan melekat pada hati orang muda, tetapi tongkat didikan akan mengusir itu dari padanya.

16 Orang yang menindas orang lemah untuk menguntungkan diri atau memberi hadiah kepada orang kaya, hanya merugikan diri saja.

Amsal-amsal orang bijak

17 Pasanglah telingamu dan dengarkanlah amsal-amsal orang bijak, berilah perhatian kepada pengetahuanku.

18 Karena menyimpannya dalam hati akan menyenangkan bagimu, bila semuanya itu tersedia pada bibirmu.

19 Supaya engkau menaruh kepercayaanmu kepada TUHAN, aku mengajarkannya kepadamu sekarang, ya kepadamu.

20 Bukankah aku telah menulisnya kepadamu dulu dengan nasihat dan pengetahuan,

21 untuk mengajarkan kepadamu apa yang benar dan sungguh, supaya engkau dapat memberikan jawaban yang tepat kepada yang menyuruh engkau.

22 Janganlah merampasi orang lemah, karena ia lemah, dan janganlah menginjak-injak orang yang berkesusahan di pintu gerbang.

23 Sebab TUHAN membela perkara mereka, dan mengambil nyawa orang yang merampasi mereka.

24 Jangan berteman dengan orang yang lekas gusar, jangan bergaul dengan seorang pemarah,

25 supaya engkau jangan menjadi biasa dengan tingkah lakunya dan memasang jerat bagi dirimu sendiri.

26 Jangan engkau termasuk orang yang membuat persetujuan, dan yang menjadi penanggung hutang.

27 Mengapa orang akan mengambil tempat tidurmu dari bawahmu, bila engkau tidak mempunyai apa-apa untuk membayar kembali?

28 Jangan engkau memindahkan batas tanah yang lama, yang ditetapkan oleh nenek moyangmu.

29 Pernahkah engkau melihat orang yang cakap dalam pekerjaannya? Di hadapan raja-raja ia akan berdiri, bukan di hadapan orang-orang yang hina.

×

Amsal 22:1

1 Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas.

×

Amsal 22:4

4 Ganjaran kerendahan hati dan takut akan TUHAN adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan.

×

Amsal 22:6

6 Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.

×

Amsal 22:9

9 Orang yang baik hati akan diberkati, karena ia membagi rezekinya dengan si miskin.

×

Amsal 3:21-25

21 Hai anakku, janganlah pertimbangan dan kebijaksanaan itu menjauh dari matamu, peliharalah itu,

22 maka itu akan menjadi kehidupan bagi jiwamu, dan perhiasan bagi lehermu.

23 Maka engkau akan berjalan di jalanmu dengan aman, dan kakimu tidak akan terantuk.

24 Jikalau engkau berbaring, engkau tidak akan terkejut, tetapi engkau akan berbaring dan tidur nyenyak.

25 Janganlah takut kepada kekejutan yang tiba-tiba, atau kepada kebinasaan orang fasik, bila itu datang.

×

Roma 6:11

11 Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.

×

Roma 8:22-23

22 Maka kata orang-orang Yahudi itu: "Apakah Ia mau bunuh diri dan karena itu dikatakan-Nya: Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang?"

23 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini.

×

Roma 8:21, 23b

21 tetapi dalam pengharapan, karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah.

23b tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga mengeluh dalam hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu pembebasan tubuh kita.

×

Mazmur 41:5

4 (41-5) Kalau aku, kataku: "TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!"

×

Matius 5:7

7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

×

Matius 11:28

28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

×

1 Petrus 5:7

7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *