Tuhan Dimuliakan

“TUHAN tinggi mengatasi segala bangsa, kemuliaan-Nya mengatasi langit Siapakah seperti TUHAN, Allah kita, yang diam di tempat yang tinggi, yang merendahkan diri untuk melihat ke langit dan ke bumi?” (Mazmur 113:4-6)



Pembahasan: Mazmur 113:1-9 | Ayat Bacaan: Mazmur 113-114

Mazmur 113 merupakan mazmur pujian yang mengajak umat untuk memuji dan memahsyurkan nama Allah sejak matahari terbit sampai matahari terbenam, sejak sekarang sampai selamanya, tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Kehidupan umat Tuhan seharusnya dipenuhi dengan rasa syukur dan pujian kepada Allah (ayat 4-6). Bukan berarti kita tidak memiliki kesulitan, atau sekadar “positif thinking” lalu menyangkali kenyataan bahwa ada masalah dan kesulitan dalam hidup ini. Kita tidak berpura-pura atau memaksakan diri seolah semuanya baik-baik saja.

Tuhan yang bertakhta di tempat tinggi adalah Allah yang Mulia, yang mengatasi segala bangsa. Tidak ada yang bisa dibandingkan dengan-Nya. Allah yang tinggi dan besar itu juga adalah Allah yang merendahkan diri, yang melihat dan memperhatikan langit bumi, ciptaan-Nya. Dia adalah Allah yang Mahatinggi, Agung, dan Mulia (transenden), namun sekaligus juga Allah yang merendahkan diri dan dekat dengan manusia, ciptaan-Nya (imanen). Semua agama pasti sepakat bahwa Allah itu Mulia, tetapi hanya kekristenan yang menyatakan bahwa Allah yang Agung dan Mulia itu juga adalah Allah yang dekat dengan manusia. Ia berinkarnasi dan tinggal di antara kita, merasakan apa yang kita rasakan. Inilah alasan mengapa kita perlu bersyukur: apapun yang terjadi, selalu ada Allah yang menyertai kita. Pemazmur juga menuliskan bahwa Allah yang Mahamulia adalah Allah yang berempati terhadap umat-Nya. Ia menegakkan orang hina, mengangkat orang miskin dan mendudukkan mereka bersama orang-orang terhormat (ayat 7-9).

Jika Tuhan begitu mengasihi kita, manusia yang lemah dan hina, maka tidak seharusnya ada seorangpun yang merendahkan Anda dan saya. Jangan pula kita sendiri memandang diri sendiri rendah, lemah dan hina, sebab orang yang terus-menerus merasa dirinya demikian adalah orang yang tidak menghargai anugerah Allah.

STUDI PRIBADI: Mengapa kita perlu bersyukur dan memuji Tuhan setiap hari? Kapan atau dalam keadaan seperti apa kita sulit untuk bersyukur dan memuji Tuhan? Apa persamaan antara konsep Allah dalam agama Kristen dan agama lain? Apa perbedaannya?

Pokok Doa: Berdoa agar umat Tuhan dapat terus bersyukur kepada Tuhan di tengah-tengah situasi apa pun yang dihadapi, karena Allah selalu menyertai umat-Nya.

Sharing Is Caring:

×

Mazmur 113:1-9

TUHAN meninggikan orang rendah

1 Haleluya! Pujilah, hai hamba-hamba TUHAN, pujilah nama TUHAN!

2 Kiranya nama TUHAN dimasyhurkan, sekarang ini dan selama-lamanya.

3 Dari terbitnya sampai kepada terbenamnya matahari terpujilah nama TUHAN.

4 TUHAN tinggi mengatasi segala bangsa, kemuliaan-Nya mengatasi langit.

5 Siapakah seperti TUHAN, Allah kita, yang diam di tempat yang tinggi,

6 yang merendahkan diri untuk melihat ke langit dan ke bumi?

7 Ia menegakkan orang yang hina dari dalam debu dan mengangkat orang yang miskin dari lumpur,

8 untuk mendudukkan dia bersama-sama dengan para bangsawan, bersama-sama dengan para bangsawan bangsanya.

9 Ia mendudukkan perempuan yang mandul di rumah sebagai ibu anak-anak, penuh sukacita. Haleluya!

×

Mazmur 114

Kejadian yang ajaib pada waktu Israel keluar dari Mesir

1 Pada waktu Israel keluar dari Mesir, kaum keturunan Yakub dari bangsa yang asing bahasanya,

2 maka Yehuda menjadi tempat kudus-Nya, Israel wilayah kekuasaan-Nya.

3 Laut melihatnya, lalu melarikan diri, sungai Yordan berbalik ke hulu.

4 Gunung-gunung melompat-lompat seperti domba jantan, dan bukit-bukit seperti anak domba.

5 Ada apa, hai laut, sehingga engkau melarikan diri, hai sungai Yordan, sehingga engkau berbalik ke hulu,

6 hai gunung-gunung, sehingga kamu melompat-lompat seperti domba jantan, hai bukit-bukit, sehingga kamu seperti anak domba?

7 Gemetarlah, hai bumi, di hadapan TUHAN, di hadapan Allah Yakub,

8 yang mengubah gunung batu menjadi kolam air, dan batu yang keras menjadi mata air!

×

Mazmur 113:4-6

4 TUHAN tinggi mengatasi segala bangsa, kemuliaan-Nya mengatasi langit.

5 Siapakah seperti TUHAN, Allah kita, yang diam di tempat yang tinggi,

6 yang merendahkan diri untuk melihat ke langit dan ke bumi?

×

Mazmur 113:7-9

7 Ia menegakkan orang yang hina dari dalam debu dan mengangkat orang yang miskin dari lumpur,

8 untuk mendudukkan dia bersama-sama dengan para bangsawan, bersama-sama dengan para bangsawan bangsanya.

9 Ia mendudukkan perempuan yang mandul di rumah sebagai ibu anak-anak, penuh sukacita. Haleluya!

×

Mazmur 102:18

17 (102-18) sudah berpaling mendengarkan doa orang-orang yang bulus, dan tidak memandang hina doa mereka.

×

Mazmur 102:19-22

18 (102-19) Biarlah hal ini dituliskan bagi angkatan yang kemudian, dan bangsa yang diciptakan nanti akan memuji-muji TUHAN,

19 (102-20) sebab Ia telah memandang dari ketinggian-Nya yang kudus, TUHAN memandang dari sorga ke bumi,

20 (102-21) untuk mendengar keluhan orang tahanan, untuk membebaskan orang-orang yang ditentukan mati dibunuh,

21 (102-22) supaya nama TUHAN diceritakan di Sion, dan Dia dipuji-puji di Yerusalem,

×

Mazmur 92:9a

8 (92-9) Tetapi Engkau di tempat yang tinggi untuk selama-lamanya, ya TUHAN!

×

Mazmur 92:10-14

9 (92-10) Sebab, sesungguhnya musuh-Mu, ya TUHAN, sebab, sesungguhnya musuh-Mu akan binasa, semua orang yang melakukan kejahatan akan diceraiberaikan.

10 (92-11) Tetapi Kautinggikan tandukku seperti tanduk banteng, aku dituangi dengan minyak baru;

11 (92-12) mataku memandangi seteruku, telingaku mendengar perihal orang-orang jahat yang bangkit melawan aku.

12 (92-13) Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;

13 (92-14) mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita.

×

Roma 8:38-39

38 Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang,

39 atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

×

Mazmur 146:9

9 TUHAN menjaga orang-orang asing, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya.

×

Mazmur 41:5

4 (41-5) Kalau aku, kataku: "TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!"

×

Matius 5:7

7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

×

Matius 11:28

28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

×

1 Petrus 5:7

7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *