“Hai orang-orang yang mengasihi TUHAN, bencilah kejahatan! Dia yang memelihara jiwa orang-orang yang dikasihi-Nya, akan melepaskan mereka dari tangan orang-orang fasik.” (Mazmur 97:10)
Pembahasan: Mazmur 97:1-12 | Ayat Bacaan: Mazmur 97
Mazmur 97 dibuka dengan seruan yang kuat. Seruan ini bukan hanya deklarasi teologis, tetapi juga undangan melihat dunia dengan sudut pandang berbeda. Di tengah dunia yang penuh kegelisahan dan ketidakadilan, sering kali manusia merasa bahwa kekuatan politik, ekonomi, atau militer adalah jalan keluar. Namun, pemazmur mengingatkan bahwa di atas segala kuasa yang tampak, ada Tuhan yang memerintah secara mutlak. Gambaran awan, kegelapan, kilat, dan gemuruh dalam ayat-ayat awal bukan tanda kekacauan, tetapi simbol kemuliaan Allah yang agung, yang membuat seluruh bumi gemetar. Ini adalah undangan bagi umat Allah untuk tidak silau oleh kekuasaan dunia, tetapi berfokus kepada Sang Raja sejati.
Dalam Mazmur 97, kita melihat pemerintahan bahwa pemerintahan Allah tidak hanya ditandai oleh kekuatan yang menakutkan, tetapi juga oleh kasih dan keadilan yang membawa sukacita. Ayat 10 menegaskan bahwa Tuhan memelihara hidup orang-orang yang dikasihi-Nya dan melepaskan mereka dari tangan orang fasik. Allah bukan hanya Raja yang berkuasa jauh di atas sana, tetapi juga Pribadi yang turun tangan melindungi umat-Nya. Di sisi lain, mazmur ini juga mengontraskan antara mereka yang menyembah berhala dan mereka yang percaya kepada Allah. Semua berhala akan dipermalukan, tetapi umat yang setia akan bersukacita dalam terang wajah-Nya. Keadilan dan kasih Allah bekerja seimbang: Ia menghakimi kejahatan, sekaligus memberi keselamatan bagi yang mencari Dia. Itulah sebabnya, mazmur ini ditutup dengan ajakan bersukacita.
Bagi kita hari ini, Mazmur 97 menantang kita hidup dengan perspektif kerajaan Allah. Dunia menawarkan banyak hal untuk disembah, namun semuanya itu, pada akhirnya akan sirna. Yang bertahan hanyalah Allah dan kebenaran-Nya. Karena itu, umat percaya dipanggil untuk hidup menaruh pengharapan hanya kepada Tuhan. Sukacita sejati tidak bergantung pada keadaan, melainkan pada kesadaran bahwa Allah memerintah dan memelihara kita. Saat pergumulan datang, kita diingatkan bahwa Raja sama — yang menggetarkan bumi dengan kuasa-Nya — juga adalah Raja yang melindungi umat-Nya dengan kasih-Nya.
STUDI PRIBADI: Sudahkah Anda menyerahkan segala pergumulan yang Anda alami kepada Tuhan? Percayakanlah semuanya kepada Allah semesta alam, sumber sukacita sejati kita.
Pokok Doa: Berdoalah untuk setiap pelayan misi di ladang misi, agar di tengah kesulitan yang dihadapi, Allah tetap menjadi sumber kekuatan dan pengharapan mereka.
Mazmur 97:1-12
TUHAN adalah Raja
1 TUHAN adalah Raja! Biarlah bumi bersorak-sorak, biarlah banyak pulau bersukacita!
2 Awan dan kekelaman ada sekeliling Dia, keadilan dan hukum adalah tumpuan takhta-Nya.
3 Api menjalar di hadapan-Nya, dan menghanguskan para lawan-Nya sekeliling.
4 Kilat-kilat-Nya menerangi dunia, bumi melihatnya dan gemetar.
5 Gunung-gunung luluh seperti lilin di hadapan TUHAN, di hadapan Tuhan seluruh bumi.
6 Langit memberitakan keadilan-Nya, dan segala bangsa melihat kemuliaan-Nya.
7 Semua orang yang beribadah kepada patung akan mendapat malu, orang yang memegahkan diri karena berhala-berhala; segala allah sujud menyembah kepada-Nya.
8 Sion mendengarnya dan bersukacita, puteri-puteri Yehuda bersorak-sorak, oleh karena penghukuman-Mu, ya TUHAN.
9 Sebab Engkaulah, ya TUHAN, Yang Mahatinggi di atas seluruh bumi, Engkau sangat dimuliakan di atas segala allah.
10 Hai orang-orang yang mengasihi TUHAN, bencilah kejahatan! Dia, yang memelihara nyawa orang-orang yang dikasihi-Nya, akan melepaskan mereka dari tangan orang-orang fasik.
11 Terang sudah terbit bagi orang benar, dan sukacita bagi orang-orang yang tulus hati.
12 Bersukacitalah karena TUHAN, hai orang-orang benar, dan nyanyikanlah syukur bagi nama-Nya yang kudus.
Mazmur 97:10
10 Hai orang-orang yang mengasihi TUHAN, bencilah kejahatan! Dia, yang memelihara nyawa orang-orang yang dikasihi-Nya, akan melepaskan mereka dari tangan orang-orang fasik.
Mazmur 96:4
4 Sebab TUHAN maha besar dan terpuji sangat, Ia lebih dahsyat dari pada segala allah.
Mazmur 92:7
6 (92-7) Orang bodoh tidak akan mengetahui, dan orang bebal tidak akan mengerti hal itu.
Mazmur 92:8-10
7 (92-8) Apabila orang-orang fasik bertunas seperti tumbuh-tumbuhan, dan orang-orang yang melakukan kejahatan berkembang, ialah supaya mereka dipunahkan untuk selama-lamanya.
8 (92-9) Tetapi Engkau di tempat yang tinggi untuk selama-lamanya, ya TUHAN!
9 (92-10) Sebab, sesungguhnya musuh-Mu, ya TUHAN, sebab, sesungguhnya musuh-Mu akan binasa, semua orang yang melakukan kejahatan akan diceraiberaikan.
Mazmur 92:8-9
7 (92-8) Apabila orang-orang fasik bertunas seperti tumbuh-tumbuhan, dan orang-orang yang melakukan kejahatan berkembang, ialah supaya mereka dipunahkan untuk selama-lamanya.
8 (92-9) Tetapi Engkau di tempat yang tinggi untuk selama-lamanya, ya TUHAN!
Mazmur 92:9a
8 (92-9) Tetapi Engkau di tempat yang tinggi untuk selama-lamanya, ya TUHAN!
Mazmur 92:10-14
9 (92-10) Sebab, sesungguhnya musuh-Mu, ya TUHAN, sebab, sesungguhnya musuh-Mu akan binasa, semua orang yang melakukan kejahatan akan diceraiberaikan.
10 (92-11) Tetapi Kautinggikan tandukku seperti tanduk banteng, aku dituangi dengan minyak baru;
11 (92-12) mataku memandangi seteruku, telingaku mendengar perihal orang-orang jahat yang bangkit melawan aku.
12 (92-13) Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;
13 (92-14) mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita.
Roma 8:38-39
38 Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang,
39 atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.
Mazmur 146:9
9 TUHAN menjaga orang-orang asing, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya.
Mazmur 41:5
4 (41-5) Kalau aku, kataku: "TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!"
Matius 5:7
7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.
Matius 11:28
28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
1 Petrus 5:7
7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.


