“Sebab, sesungguhnya musuh-Mu, ya TUHAN, sebab, sesungguhnya musuh-Mu akan binasa, semua orang yang melakukan kejahatan akan diceraiberaikan. Tetapi Kautinggikan tandukku seperti tanduk banteng, aku dituangi dengan minyak baru.” (Mazmur 92:9-10)
Pembahasan: Mazmur 92:1-16 | Ayat Bacaan: Mazmur 92
Bayangkan sebuah pertandingan sepakbola. Semua pemain berjuang, tetapi wasit berat sebelah. Pelanggaran tim favoritnya tidak pernah ditiup; gol sah tim lawan dibatalkan, dan kartu merah dijatuhkan secara semena-mena. Penonton terpancing, marah dan kecewa. Mereka berteriak: “Wasitnya tidak adil!” Nah, Saudara, bukankah hidup kadang terasa seperti itu? Tidak ada keadilan: yang salah bisa bebas, yang benar malah disalahkan. Orang yang seharusnya membela kebenaran justru menutup mata karena uang, kuasa, atau kepentingan. Hati berteriak: Apakah masih ada keadilan?
Di tengah dunia yang penuh dengan ketidakadilan, Mazmur 92 memberi kita kabar baik: Tuhan adalah hakim yang adil. Mazmur ini dimulai dengan ajakan untuk bersyukur, bermazmur, dan memberitakan kasih setia Tuhan (ay. 2-3), sebab Allah telah bertindak secara adil dengan perbuatan-Nya yang ajaib, memberi sukacita bagi umat-Nya (4-6). Sayangnya, perbuatan Tuhan yang adil dan ajaib ini tidak disadari oleh orang-orang yang bebal (ay. 7). Pada ayat 8-10, Pemazmur menunjukkan realitas sesungguhnya yang tidak terlihat orang bebal: orang fasik dan para musuh Allah, yang hari ini tampak sukses dan makmur, pada akhirnya pasti akan dipunahkan untuk selama-lamanya (ay. 8-9); Sebaliknya, Allah tetap ada di tempat tinggi untuk selama-lamanya (ay. 9a), dan orang benar akan ditinggikan Allah, bertumbuh subur, dan terus berbuah (ay. 10-14). Jadi, Mazmur 92 mengingatkan, adil dan tidak adil hanya soal waktu, yang tidak bisa dipahami hanya dari apa yang tampak di depan mata. Artinya, kita tidak bisa menilai dunia dan hidup ini dengan perspektif yang sempit dan dangkal, melainkan harus dengan perpektif Allah yang dalam, luas dan kekal. Oleh sebab itu, jika hari ini kita merasa diperlakukan tidak adil, percayalah bahwa Allah tetap berdaulat dan berkuasa di tempat mahatinggi. Ia adalah hakim yang adil atas seluruh bumi.
Dalam ketidakmengertian kita, Ia pasti akan bertindak secara ajaib dan misterius. Hari ini kita mungkin tidak melihatnya secara langsung, tetapi percayalah, Tuhan tidak tinggal diam. Sampai masanya genap, Ia pasti akan menghancurkan orang-orang yang fasik, dan meninggikan orang-orang yang benar. Tetaplah beriman dan berharap kepada Allah.
STUDI PRIBADI: Pada hakikatnya, apa yang membuat kita sering merasa diperlakukan tidak adil? Apa yang menjadi penghalang kita memahami keadilan Allah dalam hidup ini?
Pokok Doa: Berdoalah, setiap anak Tuhan yang mengalami ketidakadilan dapat melihat situasi tersebut dengan perspektif Allah yang kekal, sehingga mereka tidak kehilangan iman dan pengharapan di dalam Tuhan.
Mazmur 92:1-16
TUHAN, Hakim yang adil
1 Mazmur. Nyanyian untuk hari Sabat. (92-2) Adalah baik untuk menyanyikan syukur kepada TUHAN, dan untuk menyanyikan mazmur bagi nama-Mu, ya Yang Mahatinggi,
2 (92-3) untuk memberitakan kasih setia-Mu di waktu pagi dan kesetiaan-Mu di waktu malam,
3 (92-4) dengan bunyi-bunyian sepuluh tali dan dengan gambus, dengan iringan kecapi.
4 (92-5) Sebab telah Kaubuat aku bersukacita, ya TUHAN, dengan pekerjaan-Mu, karena perbuatan tangan-Mu aku akan bersorak-sorai.
5 (92-6) Betapa besarnya pekerjaan-pekerjaan-Mu, ya TUHAN, dan sangat dalamnya rancangan-rancangan-Mu.
6 (92-7) Orang bodoh tidak akan mengetahui, dan orang bebal tidak akan mengerti hal itu.
7 (92-8) Apabila orang-orang fasik bertunas seperti tumbuh-tumbuhan, dan orang-orang yang melakukan kejahatan berkembang, ialah supaya mereka dipunahkan untuk selama-lamanya.
8 (92-9) Tetapi Engkau di tempat yang tinggi untuk selama-lamanya, ya TUHAN!
9 (92-10) Sebab, sesungguhnya musuh-Mu, ya TUHAN, sebab, sesungguhnya musuh-Mu akan binasa, semua orang yang melakukan kejahatan akan diceraiberaikan.
10 (92-11) Tetapi Kautinggikan tandukku seperti tanduk banteng, aku dituangi dengan minyak baru;
11 (92-12) mataku memandangi seteruku, telingaku mendengar perihal orang-orang jahat yang bangkit melawan aku.
12 (92-13) Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;
13 (92-14) mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita.
14 (92-15) Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar,
15 (92-16) untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya.
Mazmur 92:2-3
1 (92-2) Adalah baik untuk menyanyikan syukur kepada TUHAN, dan untuk menyanyikan mazmur bagi nama-Mu, ya Yang Mahatinggi,
2 (92-3) untuk memberitakan kasih setia-Mu di waktu pagi dan kesetiaan-Mu di waktu malam,
Mazmur 92:4-6
3 (92-4) dengan bunyi-bunyian sepuluh tali dan dengan gambus, dengan iringan kecapi.
4 (92-5) Sebab telah Kaubuat aku bersukacita, ya TUHAN, dengan pekerjaan-Mu, karena perbuatan tangan-Mu aku akan bersorak-sorai.
5 (92-6) Betapa besarnya pekerjaan-pekerjaan-Mu, ya TUHAN, dan sangat dalamnya rancangan-rancangan-Mu.
Mazmur 92:7
6 (92-7) Orang bodoh tidak akan mengetahui, dan orang bebal tidak akan mengerti hal itu.
Mazmur 92:8-10
7 (92-8) Apabila orang-orang fasik bertunas seperti tumbuh-tumbuhan, dan orang-orang yang melakukan kejahatan berkembang, ialah supaya mereka dipunahkan untuk selama-lamanya.
8 (92-9) Tetapi Engkau di tempat yang tinggi untuk selama-lamanya, ya TUHAN!
9 (92-10) Sebab, sesungguhnya musuh-Mu, ya TUHAN, sebab, sesungguhnya musuh-Mu akan binasa, semua orang yang melakukan kejahatan akan diceraiberaikan.
Mazmur 92:8-9
7 (92-8) Apabila orang-orang fasik bertunas seperti tumbuh-tumbuhan, dan orang-orang yang melakukan kejahatan berkembang, ialah supaya mereka dipunahkan untuk selama-lamanya.
8 (92-9) Tetapi Engkau di tempat yang tinggi untuk selama-lamanya, ya TUHAN!
Mazmur 92:9a
8 (92-9) Tetapi Engkau di tempat yang tinggi untuk selama-lamanya, ya TUHAN!
Mazmur 92:10-14
9 (92-10) Sebab, sesungguhnya musuh-Mu, ya TUHAN, sebab, sesungguhnya musuh-Mu akan binasa, semua orang yang melakukan kejahatan akan diceraiberaikan.
10 (92-11) Tetapi Kautinggikan tandukku seperti tanduk banteng, aku dituangi dengan minyak baru;
11 (92-12) mataku memandangi seteruku, telingaku mendengar perihal orang-orang jahat yang bangkit melawan aku.
12 (92-13) Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;
13 (92-14) mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita.
Roma 8:38-39
38 Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang,
39 atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.
Mazmur 146:9
9 TUHAN menjaga orang-orang asing, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya.
Mazmur 41:5
4 (41-5) Kalau aku, kataku: "TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!"
Matius 5:7
7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.
Matius 11:28
28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
1 Petrus 5:7
7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.


