“Ya Allah, dengarlah suaraku pada waktu aku mengaduh, jagalah nyawaku terhadap musuh yang dahsyat.” (Mazmur 64:2)
Pembahasan: Mazmur 64:1-11 | Ayat Bacaan: Mazmur 64-65
Pernahkah kita merasa terluka oleh perkataan seseorang? Memang bukan serangan fisik, tetapi kata-kata yang menusuk hati: fitnah, gosip, atau tuduhan yang tidak benar. Luka karena kata-kata sering kali lebih menyakitkan dan lebih membekas daripada luka karena benda tajam. Dalam situasi seperti itu, banyak orang memilih untuk membalas dengan kata-kata lebih keras, atau mencari dukungan dari orang lain untuk melawan. Namun, Daud menunjukkan jalan yang berbeda: ia membawa semuanya kepada Tuhan dalam doa.
Daud memohonkan, “Ya Allah, dengarlah suaraku pada waktu aku mengaduh, jagalah nyawaku terhadap musuh yang dahsyat” (ay. 1). Ia melukiskan betapa kejamnya lidah orang fasik, laksana pedang tajam dan panah beracun (ay. 3-4). Tetapi, titik baliknya ada pada ayat 7-8, bahwa: Tuhan sendirilah yang akan menembakkan panah kepada orang fasik, dan mereka akan tersandung oleh rencana jahat mereka sendiri. Daud mengajarkan bahwa keadilan dan perlindungan sejati tidak datang dari kekuatan manusia, melainkan dari tangan Tuhan. Karena itu, ia sungguh berharap dan bergantung kepada-Nya.
Kita tidak bisa mengendalikan apa yang orang katakan tentang kita. Dunia penuh dengan suara-suara yang bisa menjatuhkan, tapi kita memiliki Allah sebagai perisai kita. Doa bukan sekadar pelarian, melainkan senjata rohani yang mampu membalikkan keadaan, dari ketakutan menjadi pengharapan, dari luka menjadi sukacita, karena kita tahu bahwa Tuhan lah yang berperang bagi kita. Saat disakiti oleh kata-kata orang, jangan buru-buru membalas atau menyimpan dendam. Bawalah semuanya ke hadapan Tuhan dalam doa, dan percayakan perlindungan kita kepada-Nya. Izinkan Tuhan yang membela kita, sementara kita tetap berjalan dalam kasih dan kebenaran. Dengan demikian, hidup kita menjadi kesaksian bahwa perlindungan sejati hanya ada di dalam Tuhan.
STUDI PRIBADI: Dari Mazmur 64 ini, apa yang kita pelajari tentang cara Daud menghadapi serangan dari musuhnya? Adakah orang yang saat ini kita perlu doakan dan lepaskan dari hati, agar tidak ada kepahitan?
Pokok Doa: Berdoa agar setiap umat Tuhan semakin percaya bahwa Tuhan adalah satu-satunya pembela dan perlindungan sejati dalam hidup kita.
Mazmur 64:1-11
Hukum Allah kepada orang fasik
1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. (64-2) Ya Allah, dengarlah suaraku pada waktu aku mengaduh, jagalah nyawaku terhadap musuh yang dahsyat.
2 (64-3) Sembunyikanlah aku terhadap persepakatan orang jahat, terhadap kerusuhan orang-orang yang melakukan kejahatan,
3 (64-4) yang menajamkan lidahnya seperti pedang, yang membidikkan kata yang pahit seperti panah,
4 (64-5) untuk menembak orang yang tulus hati dari tempat yang tersembunyi; sekonyong-konyong mereka menembak dia dengan tidak takut-takut.
5 (64-6) Mereka berpegang teguh pada maksud yang jahat, mereka membicarakan hendak memasang perangkap dengan sembunyi; kata mereka: "Siapa yang melihatnya?"
6 (64-7) Mereka merancang kecurangan-kecurangan: "Kami sudah siap, rancangan sudah rampung." Alangkah dalamnya batin dan hati orang!
7 (64-8) Tetapi Allah menembak mereka dengan panah; sekonyong-konyong mereka terluka.
8 (64-9) Ia membuat mereka tergelincir karena lidah mereka; setiap orang yang melihat mereka menggeleng kepala.
9 (64-10) Maka semua orang takut dan memberitakan perbuatan Allah, dan mengakui pekerjaan-Nya.
10 (64-11) Orang benar akan bersukacita karena TUHAN dan berlindung pada-Nya; semua orang yang jujur akan bermegah.
Mazmur 65
Nyanyian syukur karena berkat Allah
1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. Nyanyian. (65-2) Bagi-Mulah puji-pujian di Sion, ya Allah; dan kepada-Mulah orang membayar nazar.
2 (65-3) Engkau yang mendengarkan doa. Kepada-Mulah datang semua yang hidup
3 (65-4) karena bersalah. Bilamana pelanggaran-pelanggaran kami melebihi kekuatan kami, Engkaulah yang menghapuskannya.
4 (65-5) Berbahagialah orang yang Engkau pilih dan yang Engkau suruh mendekat untuk diam di pelataran-Mu! Kiranya kami menjadi kenyang dengan segala yang baik di rumah-Mu, di bait-Mu yang kudus.
5 (65-6) Dengan perbuatan-perbuatan yang dahsyat dan dengan keadilan Engkau menjawab kami, ya Allah yang menyelamatkan kami, Engkau, yang menjadi kepercayaan segala ujung bumi dan pulau-pulau yang jauh-jauh;
6 (65-7) Engkau, yang menegakkan gunung-gunung dengan kekuatan-Mu, sedang pinggang-Mu berikatkan keperkasaan;
7 (65-8) Engkau, yang meredakan deru lautan, deru gelombang-gelombangnya dan kegemparan bangsa-bangsa!
8 (65-9) Sebab itu orang-orang yang diam di ujung-ujung bumi takut kepada tanda-tanda mujizat-Mu; tempat terbitnya pagi dan petang Kaubuat bersorak-sorai.
9 (65-10) Engkau mengindahkan tanah itu, mengaruniainya kelimpahan, dan membuatnya sangat kaya. Batang air Allah penuh air; Engkau menyediakan gandum bagi mereka. Ya, demikianlah Engkau menyediakannya:
10 (65-11) Engkau mengairi alur bajaknya, Engkau membasahi gumpalan-gumpalan tanahnya, dengan dirus hujan Engkau menggemburkannya; Engkau memberkati tumbuh-tumbuhannya.
11 (65-12) Engkau memahkotai tahun dengan kebaikan-Mu, jejak-Mu mengeluarkan lemak;
12 (65-13) tanah-tanah padang gurun menitik, bukit-bukit berikatpinggangkan sorak-sorai;
13 (65-14) padang-padang rumput berpakaikan kawanan kambing domba, lembah-lembah berselimutkan gandum, semuanya bersorak-sorai dan bernyanyi-nyanyi.
Mazmur 64:1
1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. (64-2) Ya Allah, dengarlah suaraku pada waktu aku mengaduh, jagalah nyawaku terhadap musuh yang dahsyat.
Mazmur 64:3-4
2 (64-3) Sembunyikanlah aku terhadap persepakatan orang jahat, terhadap kerusuhan orang-orang yang melakukan kejahatan,
3 (64-4) yang menajamkan lidahnya seperti pedang, yang membidikkan kata yang pahit seperti panah,
Mazmur 64:7-8
6 (64-7) Mereka merancang kecurangan-kecurangan: "Kami sudah siap, rancangan sudah rampung." Alangkah dalamnya batin dan hati orang!
7 (64-8) Tetapi Allah menembak mereka dengan panah; sekonyong-konyong mereka terluka.
Mazmur 62:9
8 (62-9) Percayalah kepada-Nya setiap waktu, hai umat, curahkanlah isi hatimu di hadapan-Nya; Allah ialah tempat perlindungan kita. Sela
Mazmur 56:14
13 (56-14) Sebab Engkau telah meluputkan aku dari pada maut, bahkan menjaga kakiku, sehingga tidak tersandung; maka aku boleh berjalan di hadapan Allah dalam cahaya kehidupan.
Mazmur 45:17
16 (45-17) Para bapa leluhurmu hendaknya diganti oleh anak-anakmu nanti; engkau akan mengangkat mereka menjadi pembesar di seluruh bumi.
Roma 8:38-39
38 Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang,
39 atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.
Mazmur 146:9
9 TUHAN menjaga orang-orang asing, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya.
Mazmur 41:5
4 (41-5) Kalau aku, kataku: "TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!"
Matius 5:7
7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.
Matius 11:28
28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
1 Petrus 5:7
7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.


