Allah Di Sion

“Sesungguhnya inilah Allah, Allah kitalah Dia seterusnya dan untuk selamanya! Dialah yang memimpin kita!” (Mazmur 48:15)



Pembahasan: Mazmur 48:1-15 | Ayat Bacaan: Mazmur 48

Sesaat sebelum pandemi datang, di dekat rumah saya ada sebuah depot makanan yang baru beroperasi. Pada awalnya, tempat makan tersebut dipenuhi oleh para pelanggan. Bahkan saat jam makan siang, jalanan di depan depot tersebut dipenuhi oleh mobil dan sepeda motor yang parkir. Saat pandemi melanda, usaha tersebut tutup dan karyawannya dirumahkan. Saya sempat bicara dengan si pemilik usaha yang berkata bahwa semua tabungan dan hartanya ludes untuk menutup kerugian depotnya. Tidak hanya itu, ia juga cukup lama mengalami stress karenanya. Suka tidak suka, inilah kenyataan hidup, semua bisa goyah dan berubah sewaktu-waktu: usaha bisa turun, relasi bisa pecah, kesehatan bisa memburuk. Ketidakpastian ini seringkali membuat kita gelisah. Dalam kegelisahan itu, kita membutuhkan sumber kepastian yang kokoh.

Mazmur 48 menegaskan bahwa yang memberi kepastian bukanlah benteng fisik Yerusalem, melainkan Allah yang bersemayam di sana. Penulis mazmur mengajak umat Tuhan untuk melihat, mengelilingi, dan merenungkan kota Allah—bukan supaya mereka sombong dengan tembok dan menara, tetapi supaya mereka menyadari siapa yang tinggal di dalamnya. Puncaknya ada di ayat 15: “Sebab inilah Allah, Allah kita untuk seterusnya dan selama-lamanya; Ia akan memimpin kita sampai mati.” Artinya, keamanan sejati hanya terletak pada Allah yang setia menyertai umat-Nya, dari generasi ke generasi. Bukan kota, bukan ekonomi, bukan relasi, tetapi Allah sendiri yang menjadi kepastian kita.

Karena itu, kita dipanggil untuk menaruh kepercayaan sepenuhnya kepada Allah yang memimpin kita sepanjang hidup. Jangan berhenti pada ibadah yang hanya seremonial, tetapi biarlah pujian kita melahirkan keyakinan dan kesaksian yang dapat diwariskan kepada anak-anak serta generasi berikutnya. Marilah kita belajar berkata dengan iman: “Inilah Allah, Allah kita untuk selama-lamanya.” Dengan keyakinan itu, kita bisa menjalani pekerjaan, keluarga, dan pelayanan tanpa takut, sebab Dia yang memimpin kita adalah Allah yang setia dan berkuasa sampai akhir.

STUDI PRIBADI: Menurut pemazmur, mengapa hanya Allah yang sanggup memberikan kepastian dalam dunia ini? Bagaimana dengan kita hari ini? Kepada siapa kita bersandar?

Pokok Doa: Biarlah di masa yang tidak mudah ini, jemaat dapat terus berharap dan bersandar kepada Tuhan untuk terus berjuang, karena Allah setia dan terus memimpin hingga akhir.

Sharing Is Caring:

×

Mazmur 48:1-15

Sion, kota Allah

1 Nyanyian. Mazmur bani Korah. (48-2) Besarlah TUHAN dan sangat terpuji di kota Allah kita!

2 (48-3) Gunung-Nya yang kudus, yang menjulang permai, adalah kegirangan bagi seluruh bumi; gunung Sion itu, jauh di sebelah utara, kota Raja Besar.

3 (48-4) Dalam puri-purinya Allah memperkenalkan diri-Nya sebagai benteng.

4 (48-5) Sebab lihat, raja-raja datang berkumpul, mereka bersama-sama berjalan maju;

5 (48-6) demi mereka melihatnya, mereka tercengang-cengang, terkejut, lalu lari kebingungan.

6 (48-7) Kegentaran menimpa mereka di sana; mereka kesakitan seperti perempuan yang hendak melahirkan.

7 (48-8) Dengan angin timur Engkau memecahkan kapal-kapal Tarsis.

8 (48-9) Seperti yang telah kita dengar, demikianlah juga kita lihat, di kota TUHAN semesta alam, di kota Allah kita; Allah menegakkannya untuk selama-lamanya. Sela

9 (48-10) Kami mengingat, ya Allah, kasih setia-Mu di dalam bait-Mu.

10 (48-11) Seperti nama-Mu, ya Allah, demikianlah kemasyhuran-Mu sampai ke ujung bumi; tangan kanan-Mu penuh dengan keadilan.

11 (48-12) Biarlah gunung Sion bersukacita; biarlah anak-anak perempuan Yehuda bersorak-sorak oleh karena penghukuman-Mu!

12 (48-13) Kelilingilah Sion dan edarilah dia, hitunglah menaranya,

13 (48-14) perhatikanlah temboknya, jalanilah puri-purinya, supaya kamu dapat menceriterakannya kepada angkatan yang kemudian:

14 (48-15) Sesungguhnya inilah Allah, Allah kitalah Dia seterusnya dan untuk selamanya! Dialah yang memimpin kita!

×

Mazmur 48:15

14 (48-15) Sesungguhnya inilah Allah, Allah kitalah Dia seterusnya dan untuk selamanya! Dialah yang memimpin kita!

×

Mazmur 47:4-5

3 (47-4) Ia menaklukkan bangsa-bangsa ke bawah kuasa kita, suku-suku bangsa ke bawah kaki kita,

4 (47-5) Ia memilih bagi kita tanah pusaka kita, kebanggaan Yakub yang dikasihi-Nya. Sela

×

Mazmur 47:8

7 (47-8) Sebab Allah adalah Raja seluruh bumi, bermazmurlah dengan nyanyian pengajaran!

×

Mazmur 45:11-16

10 (45-11) Dengarlah, hai puteri, lihatlah, dan sendengkanlah telingamu, lupakanlah bangsamu dan seisi rumah ayahmu!

11 (45-12) Biarlah raja menjadi gairah karena keelokanmu, sebab dialah tuanmu! Sujudlah kepadanya!

12 (45-13) Puteri Tirus datang dengan pemberian-pemberian; orang-orang kaya di antara rakyat akan mengambil muka kepadamu.

13 (45-14) Keindahan belaka puteri raja itu di dalam, pakaiannya berpakankan emas.

14 (45-15) Dengan pakaian bersulam berwarna-warna ia dibawa kepada raja; anak-anak dara mengikutinya, yakni teman-temannya, yang didatangkan untuk dia.

15 (45-16) Dengan sukacita dan sorak-sorai mereka dibawa, mereka masuk ke dalam istana raja.

×

Mazmur 45:11

10 (45-11) Dengarlah, hai puteri, lihatlah, dan sendengkanlah telingamu, lupakanlah bangsamu dan seisi rumah ayahmu!

×

Mazmur 45:11-12

10 (45-11) Dengarlah, hai puteri, lihatlah, dan sendengkanlah telingamu, lupakanlah bangsamu dan seisi rumah ayahmu!

11 (45-12) Biarlah raja menjadi gairah karena keelokanmu, sebab dialah tuanmu! Sujudlah kepadanya!

×

Mazmur 45:17

16 (45-17) Para bapa leluhurmu hendaknya diganti oleh anak-anakmu nanti; engkau akan mengangkat mereka menjadi pembesar di seluruh bumi.

×

Roma 8:38-39

38 Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang,

39 atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

×

Mazmur 146:9

9 TUHAN menjaga orang-orang asing, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya.

×

Mazmur 41:5

4 (41-5) Kalau aku, kataku: "TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!"

×

Matius 5:7

7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

×

Matius 11:28

28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

×

1 Petrus 5:7

7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *