“Tolonglah kami, ya Allah penyelamat kami, demi kemuliaan nama-Mu! Lepaskanlah kami dan ampunilah dosa kami oleh karena nama-Mu!” (Mazmur 79:9)
Pembahasan: Mazmur 79:1-13 | Ayat Bacaan: Mazmur 79
Kita hidup di dunia yang serba cepat dan ingin segala sesuatu yang kita kerjakan dapat terselesaikan tepat waktu, bahkan jika mungkin lebih cepat dari semestinya. Ritme kehidupan seperti ini membuat kita sulit bersabar dan kerap diliputi rasa takut ataupun ketegangan. Tidak heran, ketika menghadapi persoalan yang tak kunjung selesai, kita menjadi frustrasi dan cenderung menyalahkan banyak hal. Apabila Anda sedang mengalami situasi semacam ini, Anda tidak sendirian; banyak orang yang takut akan Tuhan juga mengalami tekanan dan kegelisahan ketika berhadapan dengan berbagai persoalan hidup dan ujian keimanan.
Dalam Mazmur 79, pemazmur menceritakan pengalaman hidup yang berat akibat invasi bangsa lain (Babel) yang menyerang Yerusalem, merusak, dan menajiskan rumah Tuhan (ay. 1-4). Keadaan ini terasa makin berat saat mereka merasa Tuhan seolah-olah diam dan tidak turun tangan. “Berapa lama lagi, ya TUHAN, Engkau murka terus-menerus, dan cemburu-Mu berkobar-kobar seperti api? Tumpahkanlah amarah-Mu ke atas bangsa-bangsa yang tidak mengenal Engkau, ke atas kerajaan- kerajaan yang tidak menyerukan nama-Mu” (ay. 5-6). Ancaman dan kehancuran yang terjadi membuat mereka tidak memiliki jalan lain selain berseru kepada Tuhan dalam doa mereka. Itulah sebabnya, pemazmur mengungkapkan isi hatinya melalui doa permohonan kepada Tuhan. Ia bersama umat menyadari kesalahan mereka (ay. 8-9), memohon agar Tuhan memperhatikan kejahatan Babel (ay. 10), memohon agar Tuhan memulihkan umat-Nya yang tak berdaya (ay. 11), memohon agar Tuhan menghukum para musuh (ay. 12). Akhirnya, pertolongan Tuhanlah yang membuat mereka dapat bersyukur atas kelegaan dari Tuhan (ay. 13).
Bagaimana dengan Anda saat ini? Jangan putus harap, tetaplah setia berdoa kepada Tuhan. Seruan permohonan kita akan diperhatikan-Nya. Nantikan waktu dan cara Tuhan bekerja memulihkan Anda. Tetaplah hidup rendah hati dan bersyukur dalam segala keadaan. Ia Tuhan, tidak pernah meninggalkan Anda!
STUDI PRIBADI: Bagaimana pemazmur merespons situasi sulit yang dihadapi umat Tuhan? Bagaimana jika pertolongan Tuhan tidak kunjung datang, masihkah Anda tekun berdoa?
Pokok Doa: Berdoalah agar hikmat dan keberanian dari Tuhan menyertai setiap kita ketika berhadapan dengan berbagai tantangan hidup. Doakan, setiap persolan menjadi pembelajaran iman yang sehat.
Mazmur 79:1-13
Doa umat yang terancam
1 Mazmur Asaf. Ya Allah, bangsa-bangsa lain telah masuk ke dalam tanah milik-Mu, menajiskan bait kudus-Mu, membuat Yerusalem menjadi timbunan puing.
2 Mereka memberikan mayat hamba-hamba-Mu sebagai makanan kepada burung-burung di udara, daging orang-orang yang Kaukasihi kepada binatang-binatang liar di bumi.
3 Mereka menumpahkan darah orang-orang itu seperti air sekeliling Yerusalem, dan tidak ada yang menguburkan.
4 Kami menjadi cela bagi tetangga-tetangga kami, menjadi olok-olok dan cemooh bagi orang-orang sekeliling kami.
5 Berapa lama lagi, ya TUHAN, Engkau murka terus-menerus, dan cemburu-Mu berkobar-kobar seperti api?
6 Tumpahkanlah amarah-Mu ke atas bangsa-bangsa yang tidak mengenal Engkau, ke atas kerajaan-kerajaan yang tidak menyerukan nama-Mu;
7 sebab mereka telah memakan habis Yakub, dan tempat kediamannya mereka hancurkan.
8 Janganlah perhitungkan kepada kami kesalahan nenek moyang kami; kiranya rahmat-Mu segera menyongsong kami, sebab sudah sangat lemah kami.
9 Tolonglah kami, ya Allah penyelamat kami, demi kemuliaan nama-Mu! Lepaskanlah kami dan ampunilah dosa kami oleh karena nama-Mu!
10 Mengapa bangsa-bangsa lain boleh berkata: "Di mana Allah mereka?" Biarlah di hadapan kami bangsa-bangsa lain mengetahui pembalasan atas darah yang tertumpah dari hamba-hamba-Mu.
11 Biarlah sampai ke hadapan-Mu keluhan orang tahanan; sesuai dengan kebesaran lengan-Mu, biarkanlah hidup orang-orang yang ditentukan untuk mati dibunuh!
12 Dan balikkanlah ke atas pangkuan tetangga kami tujuh kali lipat cela yang telah didatangkan kepada-Mu, ya Tuhan!
13 Maka kami ini, umat-Mu, dan kawanan domba gembalaan-Mu, akan bersyukur kepada-Mu untuk selama-lamanya, dan akan memberitakan puji-pujian untuk-Mu turun-temurun.
Mazmur 79:1-4
1 Mazmur Asaf. Ya Allah, bangsa-bangsa lain telah masuk ke dalam tanah milik-Mu, menajiskan bait kudus-Mu, membuat Yerusalem menjadi timbunan puing.
2 Mereka memberikan mayat hamba-hamba-Mu sebagai makanan kepada burung-burung di udara, daging orang-orang yang Kaukasihi kepada binatang-binatang liar di bumi.
3 Mereka menumpahkan darah orang-orang itu seperti air sekeliling Yerusalem, dan tidak ada yang menguburkan.
4 Kami menjadi cela bagi tetangga-tetangga kami, menjadi olok-olok dan cemooh bagi orang-orang sekeliling kami.
Mazmur 79:5-6
5 Berapa lama lagi, ya TUHAN, Engkau murka terus-menerus, dan cemburu-Mu berkobar-kobar seperti api?
6 Tumpahkanlah amarah-Mu ke atas bangsa-bangsa yang tidak mengenal Engkau, ke atas kerajaan-kerajaan yang tidak menyerukan nama-Mu;
Mazmur 79:8-9
8 Janganlah perhitungkan kepada kami kesalahan nenek moyang kami; kiranya rahmat-Mu segera menyongsong kami, sebab sudah sangat lemah kami.
9 Tolonglah kami, ya Allah penyelamat kami, demi kemuliaan nama-Mu! Lepaskanlah kami dan ampunilah dosa kami oleh karena nama-Mu!
Mazmur 79:10
10 Mengapa bangsa-bangsa lain boleh berkata: "Di mana Allah mereka?" Biarlah di hadapan kami bangsa-bangsa lain mengetahui pembalasan atas darah yang tertumpah dari hamba-hamba-Mu.
Mazmur 79:11
11 Biarlah sampai ke hadapan-Mu keluhan orang tahanan; sesuai dengan kebesaran lengan-Mu, biarkanlah hidup orang-orang yang ditentukan untuk mati dibunuh!
Mazmur 79:12
12 Dan balikkanlah ke atas pangkuan tetangga kami tujuh kali lipat cela yang telah didatangkan kepada-Mu, ya Tuhan!
Mazmur 79:13
13 Maka kami ini, umat-Mu, dan kawanan domba gembalaan-Mu, akan bersyukur kepada-Mu untuk selama-lamanya, dan akan memberitakan puji-pujian untuk-Mu turun-temurun.
Roma 8:38-39
38 Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang,
39 atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.
Mazmur 146:9
9 TUHAN menjaga orang-orang asing, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya.
Mazmur 41:5
4 (41-5) Kalau aku, kataku: "TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!"
Matius 5:7
7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.
Matius 11:28
28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
1 Petrus 5:7
7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.


