Jalan Dalam Terang Cahaya-Nya

“Sebab Engkau telah meluputkan aku dari pada maut, bahkan menjaga kakiku, sehingga tidak tersandung; maka aku boleh berjalan di hadapan Allah dalam cahaya kehidupan.” (Mazmur 56:14)



Pembahasan: Mazmur 56:1-14 | Ayat Bacaan: Mazmur 56-57

Jacob, seorang pemuda Kristen dari Suriah, pada tahun 2014, diculik oleh kelompok ekstremis bersenjata saat sedang bepergian. Semua penumpang bus yang beragama Kristen disandera. Dalam ketakutan, Jacob sempat mencoba menyangkal imannya. Namun, kalung salib yang tergantung di lehernya membongkar identitasnya. Bersama para sandera lainnya, Jacob dianiaya dan dipaksa menyangkal Kristus, bahkan disuruh menggali kuburnya sendiri. Saat nyawanya terancam dan berada di ujung maut, Jacob justru memilih berpegang teguh pada Kristus. Mujizat terjadi: baku tembak antara penculik dan polisi memberi kesempatan baginya untuk melarikan diri. Setelah bebas, Jacob bersaksi bahwa meski ia sempat goyah, justru di tengah ketakutan itu ia merasakan penyertaan Tuhan yang nyata. Sejak saat itu, imannya semakin diteguhkan; ia menjadi lebih giat melayani, dan bersaksi tentang Kristus yang telah menyelamatkannya.

Daud dalam Mazmur 56 juga menghadapi ketakutan yang serupa. Ia ditangkap orang Filistin di Gat, musuh bebuyutannya (bdk. 1 Sam. 21:11-16). Tekanan itu membuatnya merasa terpojok, karena musuh mengintai setiap langkahnya (ay. 6-7). Namun, di tengah ketakutan, Daud berulang kali menegaskan: “Waktu aku takut, aku ini percaya kepada-Mu” (ay. 4). Iman Daud tidak membuatnya menyangkali realita, tetapi mendorongnya untuk memilih percaya daripada dikuasai rasa takut. Di akhir mazmur, Daud bersyukur karena Tuhan bukan hanya mendengar tangisannya (ay. 9), tetapi juga melepaskannya untuk hidup “dalam cahaya kehidupan” (ay. 14). Istilah “cahaya” dalam bahasa Ibrani tidak hanya berarti cahaya fisik, tetapi juga adalah lambang kehadiran Allah yang memberi hidup dan arah.

Berjalan dalam terang Tuhan berarti memercayakan setiap langkah kita kepada-Nya, meskipun ketakutan mengepung dari segala arah. Hidup ini tidak selalu bebas dari ancaman, tetapi bersama Allah, kita tidak berjalan dalam kegelapan. Sama seperti Daud, kita diundang untuk menggantikan rasa takut dengan iman, sebab Tuhanlah yang memelihara hidup dan menuntun kita dalam cahaya-Nya.

STUDI PRIBADI: Apakah saya sudah berjalan dengan penuh kepercayaan diri dalam terang Tuhan, atau masih membiarkan ketakutan menguasai hidup saya?

Pokok Doa: Berdoalah agar setiap orang percaya mampu menggantikan ketakutan dengan iman, dan terus berjalan dalam terang Tuhan yang memberi hidup, arah, dan pengharapan.

Sharing Is Caring:

×

Mazmur 56:1-14

Kepercayaan kepada Allah dalam kesusahan

1 Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Merpati di pohon-pohon tarbantin yang jauh. Miktam dari Daud, ketika orang Filistin menangkap dia di Gat. (56-2) Kasihanilah aku, ya Allah, sebab orang-orang menginjak-injak aku, sepanjang hari orang memerangi dan mengimpit aku!

2 (56-3) Seteru-seteruku menginjak-injak aku sepanjang hari, bahkan banyak orang yang memerangi aku dengan sombong.

3 (56-4) Waktu aku takut, aku ini percaya kepada-Mu;

4 (56-5) kepada Allah, yang firman-Nya kupuji, kepada Allah aku percaya, aku tidak takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?

5 (56-6) Sepanjang hari mereka mengacaukan perkaraku; mereka senantiasa bermaksud jahat terhadap aku.

6 (56-7) Mereka mau menyerbu, mereka mengintip, mengamat-amati langkahku, seperti orang-orang yang ingin mencabut nyawaku.

7 (56-8) Apakah mereka dapat luput dengan kejahatan mereka? Runtuhkanlah bangsa-bangsa dengan murka-Mu, ya Allah!

8 (56-9) Sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, air mataku Kautaruh ke dalam kirbat-Mu. Bukankah semuanya telah Kaudaftarkan?

9 (56-10) Maka musuhku akan mundur pada waktu aku berseru; aku yakin, bahwa Allah memihak kepadaku.

10 (56-11) Kepada Allah, firman-Nya kupuji, kepada TUHAN, firman-Nya kupuji,

11 (56-12) kepada Allah aku percaya, aku tidak takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?

12 (56-13) Nazarku kepada-Mu, ya Allah, akan kulaksanakan, dan korban syukur akan kubayar kepada-Mu.

13 (56-14) Sebab Engkau telah meluputkan aku dari pada maut, bahkan menjaga kakiku, sehingga tidak tersandung; maka aku boleh berjalan di hadapan Allah dalam cahaya kehidupan.

×

Mazmur 57

Diburu musuh, tetapi ditolong Allah

1 Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Jangan memusnahkan. Miktam Dari Daud, ketika ia lari dari pada Saul, ke dalam gua. (57-2) Kasihanilah aku, ya Allah, kasihanilah aku, sebab kepada-Mulah jiwaku berlindung; dalam naungan sayap-Mu aku akan berlindung, sampai berlalu penghancuran itu.

2 (57-3) Aku berseru kepada Allah, Yang Mahatinggi, kepada Allah yang menyelesaikannya bagiku.

3 (57-4) Kiranya Ia mengirim utusan dari sorga dan menyelamatkan aku, mencela orang-orang yang menginjak-injak aku. Sela Kiranya Allah mengirim kasih setia dan kebenaran-Nya.

4 (57-5) Aku terbaring di tengah-tengah singa yang suka menerkam anak-anak manusia, yang giginya laksana tombak dan panah, dan lidahnya laksana pedang tajam.

5 (57-6) Tinggikanlah diri-Mu mengatasi langit, ya Allah! Biarlah kemuliaan-Mu mengatasi seluruh bumi!

6 (57-7) Mereka memasang jaring terhadap langkah-langkahku, ditundukkannya jiwaku, mereka menggali lobang di depanku, tetapi mereka sendiri jatuh ke dalamnya. Sela

7 (57-8) Hatiku siap, ya Allah, hatiku siap; aku mau menyanyi, aku mau bermazmur.

8 (57-9) Bangunlah, hai jiwaku, bangunlah, hai gambus dan kecapi, aku mau membangunkan fajar!

9 (57-10) Aku mau bersyukur kepada-Mu di antara bangsa-bangsa, ya Tuhan, aku mau bermazmur bagi-Mu di antara suku-suku bangsa;

10 (57-11) sebab kasih setia-Mu besar sampai ke langit, dan kebenaran-Mu sampai ke awan-awan.

11 (57-12) Tinggikanlah diri-Mu mengatasi langit, ya Allah! Biarlah kemuliaan-Mu mengatasi seluruh bumi!

×

1 Samuel 21:11-16

11 Pegawai-pegawai Akhis berkata kepada tuannya: "Bukankah ini Daud raja negeri itu? Bukankah tentang dia orang-orang menyanyi berbalas-balasan sambil menari-nari, demikian: Saul mengalahkan beribu-ribu musuh, tetapi Daud berlaksa-laksa?"

12 Daud memperhatikan perkataan itu, dan dia menjadi takut sekali kepada Akhis, raja kota Gat itu.

13 Sebab itu ia berlaku seperti orang yang sakit ingatan di depan mata mereka dan berbuat pura-pura gila di dekat mereka; ia menggores-gores pintu gerbang dan membiarkan ludahnya meleleh ke janggutnya.

14 Lalu berkatalah Akhis kepada para pegawainya: "Tidakkah kamu lihat, bahwa orang itu gila? Mengapa kamu membawa dia kepadaku?

15 Kekurangan orang gilakah aku, maka kamu bawa orang ini kepadaku supaya ia menunjukkan gilanya dekat aku? Patutkah orang yang demikian masuk ke rumahku?"

×

Mazmur 56:6-7

5 (56-6) Sepanjang hari mereka mengacaukan perkaraku; mereka senantiasa bermaksud jahat terhadap aku.

6 (56-7) Mereka mau menyerbu, mereka mengintip, mengamat-amati langkahku, seperti orang-orang yang ingin mencabut nyawaku.

×

Mazmur 56:4

3 (56-4) Waktu aku takut, aku ini percaya kepada-Mu;

×

Mazmur 56:9

8 (56-9) Sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, air mataku Kautaruh ke dalam kirbat-Mu. Bukankah semuanya telah Kaudaftarkan?

×

Mazmur 56:14

13 (56-14) Sebab Engkau telah meluputkan aku dari pada maut, bahkan menjaga kakiku, sehingga tidak tersandung; maka aku boleh berjalan di hadapan Allah dalam cahaya kehidupan.

×

Mazmur 45:17

16 (45-17) Para bapa leluhurmu hendaknya diganti oleh anak-anakmu nanti; engkau akan mengangkat mereka menjadi pembesar di seluruh bumi.

×

Roma 8:38-39

38 Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang,

39 atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

×

Mazmur 146:9

9 TUHAN menjaga orang-orang asing, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya.

×

Mazmur 41:5

4 (41-5) Kalau aku, kataku: "TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!"

×

Matius 5:7

7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

×

Matius 11:28

28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

×

1 Petrus 5:7

7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *