Jangan Cepat Menilai!

“Sesungguhnya, ia tidak mengenal ketenangan dalam batinnya, dan ia tidak akan terluput dengan membawa harta bendanya.” (Ayub 20:20)



Pembahasan: Ayub 20:1-29 | Ayat Bacaan: Ayub 20-21

Pembaca Alkitab yang teliti akan menemukan bahwa percakapan Ayub dan teman-temannya sebenarnya terdiri dari tiga rangkaian atau siklus. Dalam tiap siklus, biasanya terdapat enam diskursus atau ceramah: teman pertama Ayub menuduh, Ayub menjawab, teman kedua Ayub menuduh, Ayub menjawab, teman ketiga Ayub menuduh, Ayub menjawab. Nas yang kita baca ini merupakan tuduhan akhir dalam siklus kedua. Diskursus ini sendiri merupakan ceramah terakhir Zofar, sebab dalam siklus ketiga kita tidak akan lagi menemukan Zofar berbicara. Nampaknya, dalam bagian ini ia menumpahkan segala uneg-unegnya mengenai Ayub dan keadaannya.

Secara sederhana, Zofar mengatakan kemujuran orang jahat tidak akan bertahan lama. Hanya untuk waktu yang singkat orang jahat menikmati keadaan yang makmur, tetapi sesudahnya orang jahat akan segera berurusan dengan penghakiman ilahi. Dunia ini memiliki sistem yang teratur sehingga pada akhirnya kefasikan tidak akan bisa ditoleransi. Dalam dikursusnya, Zofar memang tidak menyebut nama Ayub secara langsung, tetapi dari konteksnya jelas ia berpikir bahwa Ayub adalah orang yang jahat dan fasik. Zofar mencurigai Ayub sebagai pribadi yang angkuh (ay. 12), yang telah menindas orang miskin serta merampas rumah yang tidak dia bangun (ay. 22). Itulah sebabnya, dalam sekejap saja, segenap kekayaan dan keberuntungannya lenyap. Masalahnya, kita semua tahu bahwa Ayub bukan orang yang demikian. Tuduhan Zofar hanya menunjukkan penghakiman yang jahat, yang lahir dari ketidaktahuan.

Ini menjadi pelajaran penting bagi kita. Kita semua cenderung suka dan mudah menghakimi, namun tidak banyak di antara kita yang mau belajar memahami lebih dulu sebelum membuat penilaian. Belajar dari kesalahan Zofar, kita perlu belajar menahan diri dalam membuat penghakiman, menyadari bahwa seringkali realita tidak sesederhana yang kita pikirkan. Hal ini bukan berarti kita tidak boleh menghakimi. Setiap hal yang salah harus berani kita nyatakan salah. Ini hanya sebuah ajakan untuk lebih rendah hati dan bijaksana dalam membuat penilaian.

STUDI PRIBADI: Bagaimana Anda mengatasi kecenderungan suka dan mudah menghakimi? Apa langkahkonkrit yang Anda pikirkan?

Pokok Doa: Doakan agar anak-anak Tuhan lebih bijaksana dalam menilai dan membuat penghakiman.

Sharing Is Caring:

×

Ayub 20:1-29

Pendapat Zofar, bahwa sesudah kemujuran sebentar, orang fasik akan binasa

1 Maka Zofar, orang Naama, menjawab:

2 "Oleh sebab itulah pikiran-pikiranku mendorong aku menjawab, karena hatiku tidak sabar lagi.

3 Kudengar teguran yang menghina aku, tetapi yang menjawab aku ialah akal budi yang tidak berpengertian.

4 Belumkah engkau mengetahui semuanya itu sejak dahulu kala, sejak manusia ditempatkan di bumi,

5 bahwa sorak-sorai orang fasik hanya sebentar saja, dan sukacita orang durhaka hanya sekejap mata?

6 Walaupun keangkuhannya sampai ke langit dan kepalanya mengenai awan,

7 namun seperti tahinya ia akan binasa untuk selama-lamanya; siapa yang pernah melihatnya, bertanya: Di mana dia?

8 Bagaikan impian ia melayang hilang, tak berbekas, lenyap bagaikan penglihatan waktu malam.

9 Ia tidak lagi tampak pada mata yang melihatnya, dan tempat kediamannya tidak melihatnya lagi.

10 Anak-anaknya harus mencari belas kasihan orang miskin, dan tangannya sendiri harus mengembalikan kekayaannya.

11 Tulang-tulangnya boleh penuh tenaga orang muda, tetapi tenaga itupun akan membaringkan diri bersama dia dalam debu.

12 Sungguhpun kejahatan manis rasanya di dalam mulutnya, sekalipun ia menyembunyikannya di bawah lidahnya,

13 menikmatinya serta tidak melepaskannya, dan menahannya pada langit-langitnya,

14 namun berubah juga makanannya di dalam perutnya, menjadi bisa ular tedung di dalamnya.

15 Harta benda ditelannya, tetapi dimuntahkannya lagi, Allah yang mengeluarkannya dari dalam perutnya.

16 Bisa ular tedung akan diisapnya, ia akan dibunuh oleh lidah ular.

17 Ia tidak boleh melihat batang-batang air dan sungai-sungai yang mengalirkan madu dan dadih.

18 Ia harus mengembalikan apa yang diperolehnya dan tidak mengecapnya; ia tidak menikmati kekayaan hasil dagangnya.

19 Karena ia telah menghancurkan orang miskin, dan meninggalkan mereka terlantar; ia merampas rumah yang tidak dibangunnya.

20 Sesungguhnya, ia tidak mengenal ketenangan dalam batinnya, dan ia tidak akan terluput dengan membawa harta bendanya.

21 Suatupun tidak luput dari pada lahapnya, itulah sebabnya kemujurannya tidak kekal.

22 Dalam kemewahannya yang berlimpah-limpah ia penuh kuatir; ia ditimpa kesusahan dengan sangat dahsyatnya.

23 Untuk mengisi perutnya, Allah melepaskan ke atasnya murka-Nya yang menyala-nyala, dan menghujankan itu kepadanya sebagai makanannya.

24 Ia dapat meluputkan diri terhadap senjata besi, namun panah tembaga menembus dia.

25 Anak panah itu tercabut dan keluar dari punggungnya, mata panah yang berkilat itu keluar dari empedunya: ia menjadi ngeri.

26 Kegelapan semata-mata tersedia bagi dia, api yang tidak ditiup memakan dia dan menghabiskan apa yang tersisa dalam kemahnya.

27 Langit menyingkapkan kesalahannya, dan bumi bangkit melawan dia.

28 Hasil usahanya yang ada di rumahnya diangkut, semuanya habis pada hari murka-Nya.

29 Itulah ganjaran Allah bagi orang fasik, milik pusaka yang dijanjikan Allah kepadanya."

×

Ayub 21

Pendapat Ayub, bahwa kemujuran orang fasik kelihatannya tahan lama

1 Tetapi Ayub menjawab:

2 "Dengarkanlah baik-baik perkataanku dan biarlah itu menjadi penghiburanmu.

3 Bersabarlah dengan aku, aku akan berbicara; sehabis bicaraku bolehlah kamu mengejek.

4 Kepada manusiakah keluhanku tertuju? Mengapa aku tidak boleh kesal hati?

5 Berpalinglah kepadaku, maka kamu akan tercengang, dan menutup mulutmu dengan tangan!

6 Kalau aku memikirkannya, aku menjadi takut, dan gemetarlah tubuhku.

7 Mengapa orang fasik tetap hidup, menjadi tua, bahkan menjadi bertambah-tambah kuat?

8 Keturunan mereka tetap bersama mereka, dan anak cucu diperhatikan mereka.

9 Rumah-rumah mereka aman, tak ada ketakutan, pentung Allah tidak menimpa mereka.

10 Lembu jantan mereka memacek dan tidak gagal, lembu betina mereka beranak dan tidak keguguran.

11 Kanak-kanak mereka dibiarkan keluar seperti kambing domba, anak-anak mereka melompat-lompat.

12 Mereka bernyanyi-nyanyi dengan iringan rebana dan kecapi, dan bersukaria menurut lagu seruling.

13 Mereka menghabiskan hari-hari mereka dalam kemujuran, dan dengan tenang mereka turun ke dalam dunia orang mati.

14 Tetapi kata mereka kepada Allah: Pergilah dari kami! Kami tidak suka mengetahui jalan-jalan-Mu.

15 Yang Mahakuasa itu apa, sehingga kami harus beribadah kepada-Nya, dan apa manfaatnya bagi kami, kalau kami memohon kepada-Nya?

16 Memang, kemujuran mereka tidak terletak dalam kuasa mereka sendiri! Rancangan orang fasik adalah jauh dari padaku.

17 Betapa sering pelita orang fasik dipadamkan, kebinasaan menimpa mereka, dan kesakitan dibagikan Allah kepada mereka dalam murka-Nya!

18 Mereka menjadi seperti jerami di depan angin, seperti sekam yang diterbangkan badai.

19 Bencana untuk dia disimpan Allah bagi anak-anaknya. Sebaiknya, orang itu sendiri diganjar Allah, supaya sadar;

20 sebaiknya matanya sendiri melihat kebinasaannya, dan ia sendiri minum dari murka Yang Mahakuasa!

21 Karena peduli apa ia dengan keluarganya sesudah ia mati, bila telah habis jumlah bulannya?

22 Masakan kepada Allah diajarkan orang pengetahuan, kepada Dia yang mengadili mereka yang di tempat tinggi?

23 Yang seorang mati dengan masih penuh tenaga, dengan sangat tenang dan sentosa;

24 pinggangnya gemuk oleh lemak, dan sumsum tulang-tulangnya masih segar.

25 Yang lain mati dengan sakit hati, dengan tidak pernah merasakan kenikmatan.

26 Tetapi sama-sama mereka terbaring di dalam debu, dan berenga-berenga berkeriapan di atas mereka.

27 Sesungguhnya, aku mengetahui pikiranmu, dan muslihat yang kamu rancangkan terhadap aku.

28 Katamu: Di mana rumah penguasa? Di mana kemah tempat kediaman orang-orang fasik?

29 Belum pernahkah kamu bertanya-tanya kepada orang-orang yang lewat di jalan? Dapatkah kamu menyangkal petunjuk-petunjuk mereka,

30 bahwa orang jahat terlindung pada hari kebinasaan, dan diselamatkan pada hari murka Allah?

31 Siapa yang akan langsung menggugat kelakuannya, dan mengganjar perbuatannya?

32 Dialah yang dibawa ke kuburan, dan jiratnya dirawat orang.

33 Dengan nyaman ia ditutupi oleh gumpalan-gumpalan tanah di lembah; setiap orang mengikuti dia, dan yang mendahului dia tidak terbilang banyaknya.

34 Alangkah hampanya penghiburanmu bagiku! Semua jawabanmu hanyalah tipu daya belaka!"

×

Ayub 20:12

12 Mereka bernyanyi-nyanyi dengan iringan rebana dan kecapi, dan bersukaria menurut lagu seruling.

×

Ayub 20:22

22 Masakan kepada Allah diajarkan orang pengetahuan, kepada Dia yang mengadili mereka yang di tempat tinggi?

×

Ayub 2:7-8

7 Kemudian Iblis pergi dari hadapan TUHAN, lalu ditimpanya Ayub dengan barah yang busuk dari telapak kakinya sampai ke batu kepalanya.

8 Lalu Ayub mengambil sekeping beling untuk menggaruk-garuk badannya, sambil duduk di tengah-tengah abu.

×

Ayub 11

Anjuran Zofar supaya Ayub merendahkan diri di hadapan Allah

1 Maka berbicaralah Zofar, orang Naama:

2 "Apakah orang yang banyak bicara tidak harus dijawab? Apakah orang yang banyak mulut harus dibenarkan?

3 Apakah orang harus diam terhadap bualmu? Dan kalau engkau mengolok-olok, apakah tidak ada yang mempermalukan engkau?

4 Katamu: Pengajaranku murni, dan aku bersih di mata-Mu.

5 Tetapi, mudah-mudahan Allah sendiri berfirman, dan membuka mulut-Nya terhadap engkau,

6 dan memberitakan kepadamu rahasia hikmat, karena itu ajaib bagi pengertian. Maka engkau akan mengetahui, bahwa Allah tidak memperhitungkan bagimu sebagian dari pada kesalahanmu.

7 Dapatkah engkau memahami hakekat Allah, menyelami batas-batas kekuasaan Yang Mahakuasa?

8 Tingginya seperti langit--apa yang dapat kaulakukan? Dalamnya melebihi dunia orang mati--apa yang dapat kauketahui?

9 Lebih panjang dari pada bumi ukurannya, dan lebih luas dari pada samudera.

10 Apabila Ia lewat, melakukan penangkapan, dan mengadakan pengadilan, siapa dapat menghalangi-Nya?

11 Karena Ia mengenal penipu dan melihat kejahatan tanpa mengamat-amatinya.

12 Jikalau orang dungu dapat mengerti, maka anak keledai liarpun dapat lahir sebagai manusia.

13 Jikalau engkau ini menyediakan hatimu, dan menadahkan tanganmu kepada-Nya;

14 jikalau engkau menjauhkan kejahatan dalam tanganmu, dan tidak membiarkan kecurangan ada dalam kemahmu,

15 maka sesungguhnya, engkau dapat mengangkat mukamu tanpa cela, dan engkau akan berdiri teguh dan tidak akan takut,

16 bahkan engkau akan melupakan kesusahanmu, hanya teringat kepadanya seperti kepada air yang telah mengalir lalu.

17 Kehidupanmu akan menjadi lebih cemerlang dari pada siang hari, kegelapan akan menjadi terang seperti pagi hari.

18 Engkau akan merasa aman, sebab ada harapan, dan sesudah memeriksa kiri kanan, engkau akan pergi tidur dengan tenteram;

19 engkau akan berbaring tidur dengan tidak diganggu, dan banyak orang akan mengambil muka kepadamu.

20 Tetapi mata orang fasik akan menjadi rabun, mereka tidak dapat melarikan diri lagi; yang masih diharapkan mereka hanyalah menghembuskan nafas."

×

Ayub 13:15-16a

15 Lihatlah, Ia hendak membunuh aku, tak ada harapan bagiku, namun aku hendak membela peri lakuku di hadapan-Nya.

16a Itulah yang menyelamatkan aku;

×

Ester 1:12

12 Tetapi ratu Wasti menolak untuk menghadap menurut titah raja yang disampaikan oleh sida-sida itu, sehingga sangat geramlah raja dan berapi-apilah murkanya.

×

Ester 1:19

19 Jikalau baik pada pemandangan raja, hendaklah dikeluarkan suatu titah kerajaan dari hadapan baginda dan dituliskan di dalam undang-undang Persia dan Media, sehingga tidak dapat dicabut kembali, bahwa Wasti dilarang menghadap raja Ahasyweros, dan bahwa raja akan mengaruniakan kedudukannya sebagai ratu kepada orang lain yang lebih baik dari padanya.

×

2 Samuel 24:17

17 Dan berkatalah Daud kepada TUHAN, ketika dilihatnya malaikat yang tengah memusnahkan bangsa itu, demikian: "Sesungguhnya, aku telah berdosa, dan aku telah membuat kesalahan, tetapi domba-domba ini, apakah yang dilakukan mereka? Biarlah kiranya tangan-Mu menimpa aku dan kaum keluargaku."

×

Keluaran 31:1-5

1 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa:

2 "Lihat, telah Kutunjuk Bezaleel bin Uri bin Hur, dari suku Yehuda,

3 dan telah Kupenuhi dia dengan Roh Allah, dengan keahlian dan pengertian dan pengetahuan, dalam segala macam pekerjaan,

4 untuk membuat berbagai rancangan supaya dikerjakan dari emas, perak dan tembaga;

5 untuk mengasah batu permata supaya ditatah; untuk mengukir kayu dan untuk bekerja dalam segala macam pekerjaan.

×

Imamat 26 : 4-14

4 maka Aku akan memberi kamu hujan pada masanya, sehingga tanah itu memberi hasilnya dan pohon-pohonan di ladangmu akan memberi buahnya.

5 Lamanya musim mengirik bagimu akan sampai kepada musim memetik buah anggur dan lamanya musim memetik buah anggur akan sampai kepada musim menabur. Kamu akan makan makananmu sampai kenyang dan diam di negerimu dengan aman tenteram.

6 Dan Aku akan memberi damai sejahtera di dalam negeri itu, sehingga kamu akan berbaring dengan tidak dikejutkan oleh apapun; Aku akan melenyapkan binatang buas dari negeri itu, dan pedang tidak akan melintas di negerimu.

7 Kamu akan mengejar musuhmu, dan mereka akan tewas di hadapanmu oleh pedang.

8 Lima orang dari antaramu akan mengejar seratus, dan seratus orang dari antaramu akan mengejar selaksa dan semua musuhmu akan tewas di hadapanmu oleh pedang.

9 Dan Aku akan berpaling kepadamu dan akan membuat kamu beranak cucu serta bertambah banyak dan Aku akan meneguhkan perjanjian-Ku dengan kamu.

10 Kamu masih akan makan hasil lama dari panen yang lampau, dan hasil lama itu akan kamu keluarkan untuk menyimpan yang baru.

11 Aku akan menempatkan Kemah Suci-Ku di tengah-tengahmu dan hati-Ku tidak akan muak melihat kamu.

12 Tetapi Aku akan hadir di tengah-tengahmu dan Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku.

13 Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa kamu keluar dari tanah Mesir, supaya kamu jangan lagi menjadi budak mereka. Aku telah mematahkan kayu kuk yang di atasmu dan membuat kamu berjalan tegak."

14 "Tetapi jikalau kamu tidak mendengarkan Daku, dan tidak melakukan segala perintah itu,

×

Matius 6 : 33

33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

×

Yohanes 10 : 10b

10b Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *