Keluh Kesah Ayub

“Karena ganti rotiku adalah keluh kesahku, dan keluhanku tercurah seperti air.” (Ayub 3:24)



Pembahasan: Ayub 3:1-26 | Ayat Bacaan: Ayub 2-3

Keluh kesah adalah ungkapan yang lahir dari kesusahan. Baik panjang maupun pendek, keluh kesah mengekspresikan kepedihan, kesakitan, dan penderitaan seseorang. Selama keluhan disampaikan sesuai prinsip-prinsip Alkitab, maka keluh kesah dapat dianggap tepat dan wajar. Umat Tuhan dalam Alkitab pun mengeluh karena penderitaan yang mereka alami–seperti tercatat dalam kitab Ratapan dan sejumlah Mazmur.

Ayub pun mengalami pergumulan berat akibat kehilangan anak-anaknya dan penyakit yang dideritanya. Setelah tujuh hari tenggelam dalam duka yang mendalam, Ayub akhirnya bersuara. Bukan pujian atau ucapan syukur yang keluar dari mulutnya, melainkan keluh kesah dan ratapan. Ia mengutuki hari kelahirannya dan berharap seandainya ia tidak pernah dilahirkan. Ayub bukan menyangkal Tuhan, melainkan jujur mencurahkan kepedihannya. Ia tidak menyembunyikan rasa kehilangan, kesepian, kekecewaan, atau kelelahan rohaninya.

Demikian juga Charles Spurgeon, yang dikenal karena khotbah-khotbahnya yang penuh kuasa dan pengaruh. Namun, tak banyak yang tahu, sepanjang hidupnya, ia bergumul dengan depresi berat, penyakit fisik, dan tekanan pelayanan yang luar biasa. Spurgeon pernah berkata, “Saya hampir kehilangan harapan. Saya tidak bisa berdoa. Saya tidak bisa percaya. Tapi satu hal yang saya tahu: saya tetap bersandar pada Kristus, walau hanya dengan seutas rambut.” Dalam penderitaannya, ia mencurahkan keluh kesahnya kepada Tuhan melalui tulisan-tulisannya. Justru, di saat tergelap itulah, ia mengalami kehadiran Tuhan. Baginya, penderitaan adalah “lembah pembentukan”–tempat ia semakin mengenal anugerah Tuhan.

Mungkin saat ini kita sedang ada dalam masa yang penuh tuntutan–dari keluarga, pekerjaan, pelayanan, hingga kondisi kesehatan yang memburuk. Kita merasa seperti Ayub: mempertanyakan makna hidup dan kehadiran Allah. Namun, kisah Ayub menunjukkan bahwa keluh kesah bukanlah tanda hilangnya iman, melainkan bagian dari perjalanan iman itu sendiri. Tuhan tidak langsung menegur Ayub, karena yang terpenting adalah: Ayub tetap berbicara kepada-Nya, bukan menjauhi-Nya.

STUDI PRIBADI: Dengan memperhatikan kondisi Anda saat ini, bagaimana pengalaman Ayub ini menguatkan Anda? Dalam aspek kehidupan mana, Anda merasakan pergumulan berat dan sulit menemukan jalan keluar? Bersediakan Anda tetap berbicara dengan Tuhan mengenai hal ini?

Pokok Doa: Berdoa agar setiap jemaat Tuhan dapat terus membangun relasi dan keterbukaan kepada Tuhan di tengah kondisi apa pun.

Sharing Is Caring:

×

Ayub 2

1 Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap TUHAN dan di antara mereka datang juga Iblis untuk menghadap TUHAN.

2 Maka bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Dari mana engkau?" Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Dari perjalanan mengelilingi dan menjelajah bumi."

3 Firman TUHAN kepada Iblis: "Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorangpun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ia tetap tekun dalam kesalehannya, meskipun engkau telah membujuk Aku melawan dia untuk mencelakakannya tanpa alasan."

4 Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Kulit ganti kulit! Orang akan memberikan segala yang dipunyainya ganti nyawanya.

5 Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah tulang dan dagingnya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu."

6 Maka firman TUHAN kepada Iblis: "Nah, ia dalam kuasamu; hanya sayangkan nyawanya."

7 Kemudian Iblis pergi dari hadapan TUHAN, lalu ditimpanya Ayub dengan barah yang busuk dari telapak kakinya sampai ke batu kepalanya.

8 Lalu Ayub mengambil sekeping beling untuk menggaruk-garuk badannya, sambil duduk di tengah-tengah abu.

9 Maka berkatalah isterinya kepadanya: "Masih bertekunkah engkau dalam kesalehanmu? Kutukilah Allahmu dan matilah!"

10 Tetapi jawab Ayub kepadanya: "Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?" Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya.

11 Ketika ketiga sahabat Ayub mendengar kabar tentang segala malapetaka yang menimpa dia, maka datanglah mereka dari tempatnya masing-masing, yakni: Elifas, orang Teman, dan Bildad, orang Suah, serta Zofar, orang Naama. Mereka bersepakat untuk mengucapkan belasungkawa kepadanya dan menghibur dia.

12 Ketika mereka memandang dari jauh, mereka tidak mengenalnya lagi. Lalu menangislah mereka dengan suara nyaring. Mereka mengoyak jubahnya, dan menaburkan debu di kepala terhadap langit.

13 Lalu mereka duduk bersama-sama dia di tanah selama tujuh hari tujuh malam. Seorangpun tidak mengucapkan sepatah kata kepadanya, karena mereka melihat, bahwa sangat berat penderitaannya.

×

Ayub 3:1-26

Keluh kesah Ayub

1 Sesudah itu Ayub membuka mulutnya dan mengutuki hari kelahirannya.

2 Maka berbicaralah Ayub:

3 "Biarlah hilang lenyap hari kelahiranku dan malam yang mengatakan: Seorang anak laki-laki telah ada dalam kandungan.

4 Biarlah hari itu menjadi kegelapan, janganlah kiranya Allah yang di atas menghiraukannya, dan janganlah cahaya terang menyinarinya.

5 Biarlah kegelapan dan kekelaman menuntut hari itu, awan-gemawan menudunginya, dan gerhana matahari mengejutkannya.

6 Malam itu--biarlah dia dicekam oleh kegelapan; janganlah ia bersukaria pada hari-hari dalam setahun; janganlah ia termasuk bilangan bulan-bulan.

7 Ya, biarlah pada malam itu tidak ada yang melahirkan, dan tidak terdengar suara kegirangan.

8 Biarlah ia disumpahi oleh para pengutuk hari, oleh mereka yang pandai membangkitkan marah Lewiatan.

9 Biarlah bintang-bintang senja menjadi gelap; biarlah ia menantikan terang yang tak kunjung datang, janganlah ia melihat merekahnya fajar,

10 karena tidak ditutupnya pintu kandungan ibuku, dan tidak disembunyikannya kesusahan dari mataku.

11 Mengapa aku tidak mati waktu aku lahir, atau binasa waktu aku keluar dari kandungan?

12 Mengapa pangkuan menerima aku; mengapa ada buah dada, sehingga aku dapat menyusu?

13 Jikalau tidak, aku sekarang berbaring dan tenang; aku tertidur dan mendapat istirahat

14 bersama-sama raja-raja dan penasihat-penasihat di bumi, yang mendirikan kembali reruntuhan bagi dirinya,

15 atau bersama-sama pembesar-pembesar yang mempunyai emas, yang memenuhi rumahnya dengan perak.

16 Atau mengapa aku tidak seperti anak gugur yang disembunyikan, seperti bayi yang tidak melihat terang?

17 Di sanalah orang fasik berhenti menimbulkan huru-hara, di sanalah mereka yang kehabisan tenaga mendapat istirahat.

18 Dan para tawanan bersama-sama menjadi tenang, mereka tidak lagi mendengar suara pengerah.

19 Di sana orang kecil dan orang besar sama, dan budak bebas dari pada tuannya.

20 Mengapa terang diberikan kepada yang bersusah-susah, dan hidup kepada yang pedih hati;

21 yang menantikan maut, yang tak kunjung tiba, yang mengejarnya lebih dari pada menggali harta terpendam;

22 yang bersukaria dan bersorak-sorai dan senang, bila mereka menemukan kubur;

23 kepada orang laki-laki yang jalannya tersembunyi, yang dikepung Allah?

24 Karena ganti rotiku adalah keluh kesahku, dan keluhanku tercurah seperti air.

25 Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku.

26 Aku tidak mendapat ketenangan dan ketenteraman; aku tidak mendapat istirahat, tetapi kegelisahanlah yang timbul."

×

Ester 10

Kebesaran Mordekhai

1 Maka raja Ahasyweros mengenakan upeti atas negeri dan daerah-daerah pesisir juga.

2 Segala perbuatannya yang hebat serta gagah dan pemberitaan yang seksama tentang kebesaran yang dikaruniakan raja kepada Mordekhai, bukankah semuanya itu tertulis di dalam kitab sejarah raja-raja Media dan Persia?

3 Karena Mordekhai, orang Yahudi itu, menjadi orang kedua di bawah raja Ahasyweros, dan ia dihormati oleh orang Yahudi serta disukai oleh banyak sanak saudaranya, sebab ia mengikhtiarkan yang baik bagi bangsanya dan berbicara untuk keselamatan bagi semua orang sebangsanya.

×

Amsal 5:22

22 Orang fasik tertangkap dalam kejahatannya, dan terjerat dalam tali dosanya sendiri.

×

Mazmur 62:13

12 (62-13) dan dari pada-Mu juga kasih setia, ya Tuhan; sebab Engkau membalas setiap orang menurut perbuatannya.

×

Ester 1:9

9 Juga Wasti, sang ratu, mengadakan perjamuan bagi semua perempuan di dalam istana raja Ahasyweros.

×

Ester 1:10-11

10 Pada hari yang ketujuh, ketika raja riang gembira hatinya karena minum anggur, bertitahlah baginda kepada Mehuman, Bizta, Harbona, Bigta, Abagta, Zetar dan Karkas, yakni ketujuh sida-sida yang bertugas di hadapan raja Ahasyweros,

11 supaya mereka membawa Wasti, sang ratu, dengan memakai mahkota kerajaan, menghadap raja untuk memperlihatkan kecantikannya kepada sekalian rakyat dan pembesar-pembesar, karena sang ratu sangat elok rupanya.

×

Ester 1:12

12 Tetapi ratu Wasti menolak untuk menghadap menurut titah raja yang disampaikan oleh sida-sida itu, sehingga sangat geramlah raja dan berapi-apilah murkanya.

×

Ester 1:19

19 Jikalau baik pada pemandangan raja, hendaklah dikeluarkan suatu titah kerajaan dari hadapan baginda dan dituliskan di dalam undang-undang Persia dan Media, sehingga tidak dapat dicabut kembali, bahwa Wasti dilarang menghadap raja Ahasyweros, dan bahwa raja akan mengaruniakan kedudukannya sebagai ratu kepada orang lain yang lebih baik dari padanya.

×

2 Samuel 24:17

17 Dan berkatalah Daud kepada TUHAN, ketika dilihatnya malaikat yang tengah memusnahkan bangsa itu, demikian: "Sesungguhnya, aku telah berdosa, dan aku telah membuat kesalahan, tetapi domba-domba ini, apakah yang dilakukan mereka? Biarlah kiranya tangan-Mu menimpa aku dan kaum keluargaku."

×

Keluaran 31:1-5

1 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa:

2 "Lihat, telah Kutunjuk Bezaleel bin Uri bin Hur, dari suku Yehuda,

3 dan telah Kupenuhi dia dengan Roh Allah, dengan keahlian dan pengertian dan pengetahuan, dalam segala macam pekerjaan,

4 untuk membuat berbagai rancangan supaya dikerjakan dari emas, perak dan tembaga;

5 untuk mengasah batu permata supaya ditatah; untuk mengukir kayu dan untuk bekerja dalam segala macam pekerjaan.

×

Imamat 26 : 4-14

4 maka Aku akan memberi kamu hujan pada masanya, sehingga tanah itu memberi hasilnya dan pohon-pohonan di ladangmu akan memberi buahnya.

5 Lamanya musim mengirik bagimu akan sampai kepada musim memetik buah anggur dan lamanya musim memetik buah anggur akan sampai kepada musim menabur. Kamu akan makan makananmu sampai kenyang dan diam di negerimu dengan aman tenteram.

6 Dan Aku akan memberi damai sejahtera di dalam negeri itu, sehingga kamu akan berbaring dengan tidak dikejutkan oleh apapun; Aku akan melenyapkan binatang buas dari negeri itu, dan pedang tidak akan melintas di negerimu.

7 Kamu akan mengejar musuhmu, dan mereka akan tewas di hadapanmu oleh pedang.

8 Lima orang dari antaramu akan mengejar seratus, dan seratus orang dari antaramu akan mengejar selaksa dan semua musuhmu akan tewas di hadapanmu oleh pedang.

9 Dan Aku akan berpaling kepadamu dan akan membuat kamu beranak cucu serta bertambah banyak dan Aku akan meneguhkan perjanjian-Ku dengan kamu.

10 Kamu masih akan makan hasil lama dari panen yang lampau, dan hasil lama itu akan kamu keluarkan untuk menyimpan yang baru.

11 Aku akan menempatkan Kemah Suci-Ku di tengah-tengahmu dan hati-Ku tidak akan muak melihat kamu.

12 Tetapi Aku akan hadir di tengah-tengahmu dan Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku.

13 Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa kamu keluar dari tanah Mesir, supaya kamu jangan lagi menjadi budak mereka. Aku telah mematahkan kayu kuk yang di atasmu dan membuat kamu berjalan tegak."

14 "Tetapi jikalau kamu tidak mendengarkan Daku, dan tidak melakukan segala perintah itu,

×

Matius 6 : 33

33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

×

Yohanes 10 : 10b

10b Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *